RADARSEMARANG.ID, Demak - Produk jamu coro khas Demak turut dipamerkan dalam kegiatan Demak Expo dilapangan Tembiring, Kota Demak.
Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), Hanim, warga Kelurahan Betokan, Kecamatan Demak Kota menuturkan, jamu coro buatan Mas Ipin sehari bisa memproduksi 1 dandang.
Jamu coro tersebut memiliki rasa yang khas karena ada ramuan rempah-rempah berupa bubuk merica, jahe, pamdan, santan, tepung beras.
"Untuk memasaknya butuh waktu hingg 6 jam. Dimasak pagi dan dijual sore,"katanya.
Biasanya, jamu coro tersebut dijual di kawasan jembatan Kracaan, Kota Demak. "Kita produksi sejak 2016. Tiap hari bisa menghasilkan pendapatan Rp 300 ribu. Sekali jualan bisa habis,"ujarnya.
Hanim menambahkan, dengan adanya Demak Expo itu, produk jamu coro bisa lebih dikenal dan meningkatkan produksi dikemudian hari.
"Saat Grebeg Besar yang lalu, kita juga ikut memecahkan rekor MURI,"katanya.
Menurutnya, banyak yang pesan untuk kebutuhan acara pernikahan, acara dinas termasuk acara Dindagkop UKM dan Dindparta.
Kepala Dindagkop UKM, Iskandar Zulkarnain mengatakan, ikut tampilnya jamu coro dalam Demak Expo menunjukkan produk jamu coro naik kelas.
"Disinilah keuntungannya kalau ikut pameran Demak Expo. Produk bisa lebih dikenal,"katanya. (web/adv/1.394 karakter/hib/bas)
Editor : Baskoro Septiadi