Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Terdampak Banjir Rob, Dindagkop Berencana Revitalisasi Pasar Sayung

Agus AP • Sabtu, 13 Mei 2023 | 19:06 WIB
Salah satu sudut bangunan los ikan di Pasar Sayung, Kecamatan Sayung. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Salah satu sudut bangunan los ikan di Pasar Sayung, Kecamatan Sayung. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Demak - Revitalisasi Pasar Sayung mendesak dilakukan. Ini setelah pasar yang berada di pinggir jalan raya Pantura Sayung ini kondisinya memprihatinkan lantaran telah lama terdampak banjir rob.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Pemkab Demak, Iskandar Zulkarnain melalui Kabid Pengelolaan Pasar, Sunoto mengatakan, sebelumnya, revitalisasi pasar Sayung sudah direncanakan lama. Namun, karena ada kebakaran Pasar Karangawen, maka pembangunan Pasar Sayung tertunda.

Pada 2022 lalu, yang dibangun baru peninggian los ikan saja setinggi 80 cm. Sedangkan, bangunan kios dan los lainnya belum bisa dilakukan. Sebab, pemerintah daerah masih fokus menyelesaikan pembangunan Pasar Brambang Karangawen.

"Pasar Sayung sudah lama terdampak banjir rob. Karena itu, rencana awal adalah perbaikan atau revitalisasi pasar tersebut. Tapi, rencana itu tertunda dengan adanya kebakaran pasar Brambang,"katanya.

Sunoto pun berharap, revitalisasi pasar Sayung pada saatnya akan tetap dilakukan mengingat kondisi pasar sudah tidak layak dijadikan tempat berjualan atau transaksi barang kebutuhan pokok.

"Kalau pas ada rob, banjir air asin ini bisa mencapai selutut atau sedengkul atau sekitar 60 cm,"ujarnya. Menurutnya, pihaknya juga terus memantau perkembangan pembangunan jalan raya Pantura Sayung. Sebab, sebagai informasi yang diterima, peninggian jalan depan pasar Sayung itu dinaikkan sekitar 1 meter.

"Kalau tinggi jalan raya seperti itu, kita khawatir pasar Sayung makin kebanjiran rob. Sebab, air sulit dibuang. Apalagi, saluran yang ada di sekitar juga sudah dangkal,"katanya. Sejauh ini, kata dia, pasar Sayung belum pernah ditinggikan sehingga ancaman banjir rob terjadi tiap hari. (web/hib/bas) Editor : Agus AP
#Dindagkop UKM 2023 #Dindagkop UKM