RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kota Yogyakarta selalu menjadi favorit wisatawan yang ingin berlibur karena beragam tempat wisata menarik dan gratis disana.
Jika Anda merencanakan libur lebaran di Yogyakarta, kami akan membagikan rekomendasi tempat wisata gratis kepada Anda.
Baca Juga: Reborn! Toyota Kijang Super 2025 Siap Muncul Kembali, Mobil Keluarga Desain Modern
Yuk, simak rekomendasi tempat wisata Yogyakarta gratis yang bisa menjadi pilihan.
1. Pantai Gunung Kidul
Ketika mencari destinasi wisata dengan suasana berbeda yang menggabungkan pemandangan alam, sejarah, budaya, dan religi, Pantai Ngobaran menjadi pilihan yang wajib dikunjungi saat berada di daerah Gunung Kidul.
Pantai yang terletak di pesisir selatan Jogja ini memang unik dan berbeda dari yang lain.
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah Lawan Australia, Masihkah Bisa Lolos Piala Dunia 2026? Begini Skenarionya
Kamu dapat menikmati keindahan pantai dengan latar bangunan pura.
Terdapat rumah joglo dan patung dewa di sekitarnya.
Ditambah dengan tebing yang kokoh di tepi pantai, tempat ini sangat mengesankan setiap pengunjung.
2. Alun alun Kidul Jogja
Rekomendasi selanjutnya adalah Alun-alun Kidul yang menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin menghabiskan malam di Jogja.
Banyak hal menarik yang bisa ditemukan di sini, mulai dari menikmati wedang ronde untuk menghangatkan tubuh, naik odong-odong berkeliling alun-alun.
Hingga mencoba permainan masangin atau berjalan dengan mata tertutup melewati pohon beringin yang legendaris.
Dijamin, waktumu di malam hari akan semakin istimewa.
Baca Juga: Tips dan Trik Hemat BBM Perjalanan Mudik Lebaran Idul Fitri 2025 ke Kampung Halaman Tercinta
3. Malioboro Jogja
Siapa yang tidak tahu Malioboro?
Nama jalan di pusat kota ini sangat terkenal, bahkan sampai ke luar negeri.
Bisa dibilang, perjalanan ke Jogja terasa kurang lengkap tanpa mengunjungi tempat ini.
Baca Juga: Heboh! Ditemukan Ladang Ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kok Bisa?
Menjadi pusat cinderamata, batik, dan oleh-oleh khas Jogja, Malioboro selalu ramai dikunjungi.
Di hari terakhir liburan, berburu oleh-oleh khas Jogja untuk keluarga dan kerabat di rumah bisa menjadi salah satu pilihan.
Ada banyak pilihan seperti kaos, batik, pernak-pernik, blangkon, gantungan kunci, miniatur dan sebagainya.
Tak perlu khawatir kantong jebol saat berbelanja di sini karena harganya cukup terjangkau dan bisa ditawar.
Baca Juga: Ide Bisnis Hampers Lebaran 2025, Bisa Raih Cuan Miliaran
4. Air Terjun Sidoharjo, Kulonprogo
Mengunjungi Air Terjun Sidoharjo yang merupakan air terjun tertinggi di Jogja tentu menjadi tantangan yang menarik.
Air terjun setinggi sekitar 75 meter ini menyuguhkan pemandangan yang sungguh indah dan alami.
Kesegaran air terjun yang alami seakan menghadirkan energi baru setelah menempuh perjalanan jauh.
Untuk sampai ke lokasi, kita harus berjalan sekitar 10 menit dari tempat parkir melalui area perkebunan yang cukup lebat.
5. Bukit Pengilon
Wisata Yogyakarta ini terletak di Purwodadi, Tepus, Gunung Kidul.
Dulunya, wisata gratis di Jogja Bukit Pengilon merupakan bagian dari Gunung Api Purba Batur.
Saat ini, Bukit Pengilon menjadi lokasi rekreasi untuk menikmati hijaunya bukit dan cantiknya jajaran pantai selatan dari ketinggian.
Keindahan Bukit Pengilon dipastikan akan membuat kamu enggan pulang.
6. Hutan Pinus, Imogiri, Bantul
Hutan Pinus Imogiri menjadi pilihan yang menarik untuk mencari kedamaian dan ketenangan di tengah-tengah waktu liburan.
Bersantai di tengah hutan pinus yang sejuk dan teduh menjadi pengalaman yang patut dicoba.
Destinasi wisata ini dapat dinikmati cukup dengan membayar biaya parkir kendaraan saja.
Cara menuju ke sana:
Yogyakarta - Jl. Imogiri Timur - Imogiri - pertigaan Imogiri ambil kiri ke arah Makam Raja-raja Imogiri - pertigaan ke kanan, ambil arah Mangunan - pertigaan Mangunan ke kiri, ambil arah hutan pinus - hutan pinus.
7. Gumuk Pasir Parangkusumo
Para penggemar lagu-lagu dari Agnes Monica dan selalu mengikuti video klipnya tentu tak asing lagi dengan tempat ini, Gumuk Pasir Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta.
Tak hanya Agnez Monica, Gumuk Pasir Parangkusumo ini juga kerap dijadikan lokasi pengambilan foto prewedding maupun foto konsep dengan model profesional.
Tentu bukan tanpa alasan mengapa tempat ini diminati banyak orang.
Gumuk Pasir Parangkusumo ini unik, berupa gunungan pasir alami yang luas seperti padang gurun.
Konon, hanya ada dua di dunia fenomena alam seperti ini yaitu di Bantul, Yogyakarta dan Meksiko.
Tak usah ragu lagi untuk menuju lokasi ini karena cukup parkir saja, kamu dapat menikmati fenomena alam yang langka ini.
Cara menuju ke sana:
Yogyakarta - Jl. Parangtritis - pertigaan sebelum TPR ke kanan - pertigaan Pantai Depok ke kiri - kanan jalan parkiran gumuk pasir.
Baca Juga: Gunung Padang Trending di Twitter, Piramida Tertua Dunia Dibandingkan Piramida Giza di Mesir
8. Bukit Parang Endog, Bantul
Tak jauh dari Gumuk Pasir Parangkusumo terdapat tempat yang juga sayang bila dilewatkan ketika berwisata di Jogja.
Bukit Parang Endog, namanya memang masih cukup asing, namun jangan salah, tempat ini menawarkan keindahan yang tiada tara.
Dari bukit ini, kamu bisa menikmati Pantai Parangtritis dengan cara berbeda, yakni dari ketinggian sekitar 300 meter.
Menikmati sunset di Bukit Parang Endog setelah seharian berwisata keliling Jogja tentu akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.
Cara menuju ke sana:
Yogyakarta - Jl. Parangtritis - pertigaan sebelum TPR ke kanan - pertigaan Pantai Depok ke kiri - Parangkusumo - pertigaan Jl. Parangtritis ke kanan - ikuti jalan naik ke bukit - pertigaan di atas bukit ke kanan - parkiran Bukit Parang Endog
9. Pantai Ngobaran, Gunungkidul
Saat mencari tempat wisata dengan nuansa berbeda yang memadukan pemandangan alam, sejarah, budaya dan religi, Pantai Ngobaran jadi pilihan wajib.
Pantai yang berada di pesisir selatan Jogja ini memang unik, lain dari pada yang lain.
Kamu bisa menikmati suasana indahnya pantai dengan latar bangunan pura, rumah joglo dan patung-patung dewa di sekelilingnya.
Ditambah dengan kokohnya tebing tepi pantai membuat tempat ini begitu memukau setiap pengunjung.
Cara menuju ke sana:
Yogyakarta - Jl. Wonosari - Pathuk - Pertigaan Gading (lapangan terbang) ke kanan - Playen - Paliyan - Trowono - Kanigoro - Pantai Ngobaran
Baca Juga: Siapa Sih yang Pertama Kali Mengajarkan Mudik? Ini Sejarah dan Awal Mudik di Indonesia
10. Pantai Pok Tunggal, Gunungkidul
Pantai Pok Tunggal adalah salah satu pantai eksotis di Gunungkidul yang sayang jika dilewatkan.
Berbeda dengan Pantai Ngobaran yang menonjolkan sisi budaya dan religinya, di Pantai Pok Tunggal ini kamu akan menemukan suasana pantai yang alami dan sejuk.
Hamparan pasir yang luas dan landai dengan sebuah pohon pok yang berdiri sebagai ikonnya membuat siapa saja betah berada di sini.
Baca Juga: Kemenag Berikan Bantuan Buat Masjid dan Musala Hingga Rp 50 Juta Buruan Daftarkan Masjid Musala Anda
Untuk menutup hari, kamu juga bisa menikmati eloknya senja, ketika sang matahari kembali ke peraduan.
Cara menuju ke sana:
Yogyakarta - Jl. Wonosari - Pathuk - Pertigaan Gading(lapangan terbang) lurus - Wonosari - Jl. Saptosari - Tepus - Pok Tunggal
11. Bukit Bintang, Pathuk, Gunungkidul
Setelah puas menikmati pantai-pantai di Gunungkidul, di perjalanan pulang menuju ke kota sempatkanlah sejenak berhenti di salah satu spot terbaik menikmati malam di Jogja, Bukit Bintang, Patuk.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari FB Pro, Begini Tips dan Syarat Monetisasi Facebook
Seperti namanya kamu dapat menikmati ribuan bintang yang berkilau di malam hari. Namun, bintang yang dimaksud di sini bukanlah bintang yang bertebaran di langit, melainkan ribuan kerlip lampu Kota Jogja yang dilihat dari ketinggian.
Terbayang bukan betapa indahnya melihat kota Jogja di malam hari dari atas bukit ini.
Sambil menikmati malam, kamu pun akan ditemani oleh hidangan warung-warung pinggir jalan yang menyajikan berbagai jenis makanan dan minuman.
Cara menuju ke sana:
Yogyakarta - Jl. Wonosari - Pathuk
12. Candi Sambisari, Sleman
Baca Juga: Alhamdulillah Bobon Santoso Mualaf di Bulan Ramadan, Dibimbing Ustad Derry Sulaiman
Jogja identik dengan bangunan-bangunan candi.
Sebut saja yang paling terkenal, Candi Prambanan.
Namun jangan salah, ternyata Jogja masih memiliki candi-candi lain yang tak kalah eloknya dengan Candi Prambanan, salah satunya adalah Candi Sambisari.
Candi yang berada di wilayah Kecamatan Kalasan ini bisa dibilang sedikit berbeda dari candi lainnya karena letaknya berada sekitar 7 meter di bawah permukaan tanah. Sehingga candi ini tak tampak dari kejauhan.
Baca Juga: Jadwal Pencairan Gaji Ke 13, Gaji Ke 14, dan THR 2025 PNS dan Pensiunan Segini Besarnya
Cara menuju ke sana:
Yogyakarta - Jl. Solo - pertigaan setelah melewati Akademi Angkatan Udara Yogyakarta ambil kiri - lurus - Candi sambisari
13. Candi Ijo, Sleman
Satu lagi candi yang sayang untuk dilewatkan ketika berwisata di Jogja adalah Candi Ijo.
Tak seperti namanya yang berarti candi yang berwarna hijau, candi ini berwarna abu-abu serupa dengan candi lain pada umumnya.
Baca Juga: Dunia Penerbangan Akan Hadir Maskapai Baru Indonesia Airlines Segera Meluncur
Candi Ijo merupakan candi dengan lokasi tertinggi di Jogja.
Di sini, kamu bisa menikmati pemandangan Kota Jogja yang dilihat dari atas bukit.
Bagian yang menarik adalah lokasinya yang tak jauh dari Bandara Internasional Adisutjipto, sehingga kalau beruntung kamu bisa melihat pesawat terbang yang sedang take off maupun landing.
Cara menuju ke sana:
Yogyakarta - Jl. Solo - pertigaan depan Candi Prambanan, ambil kiri - Jl. Prambanan - Piyungan - ikuti petunjuk arah menuju ke Candi Ijo - ikuti jalan naik ke bukit - Candi Ijo
14. Tugu Jogja, Kota Yogyakarta
Baca Juga: Begini Jalur dan Syarat Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 TK, SD, SMP, SMA
Setelah melewati hari-hari yang hebat dengan berkeliling Jogja mengunjungi tempat-tempat wisata nan menakjubkan, saatnya mengukir kenangan terakhir di Tugu Jogja.
Tugu yang menjadi titik garis imajiner antara Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta dan Pantai Selatan ini merupakan salah satu landmark terbaik di Jogja.
Mengabadikan momen di sini sambil mengenang liburan yang istimewa tentu tak akan terlupakan.
Jogja memang istimewa, selalu membuat rindu, dan suatu saat kamu pasti akan kembali ke sini. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi