RADARSEMARANG.ID – Gunung Muria yang berada di tiga kabupaten yakni di Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Kudus memiliki banyak cerita dan keindahannya..
Meskipun memiliki ketinggian sekitar 1600 an mdpl, Gunung Muria menjadi salah satu gunung favorit untuk pendakian.
Gunung Muria yang memiliki tipe gunung stratovolcano ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Jepara di sisi barat, wilayah Kabupaten Kudus di sisi selatan, dan wilayah Kabupaten Pati di sisi timur.
Bahkan gunung yang satu ini pernah menjadi pulau tersendriri yang dipisahkan dari Pulau Jawa oleh Selat Muria.
Gunung Muria juga merupakan salah satu gunung yang measih berhubungan dengan zona subduksi berumur Miosen.
Gunung Muria memiliki sejarah yang sama dengan Gunung Genuk (gunung kecil yang berada di Donorojo, di utara Muria), terutama dalam pembentukan bentang alam Semenanjung Muria.
Terdapat beberapa puncak seperti Natas Angin, Songolikur, Argopiloso, dan Argojembangan yang sering dijadikan tujuan mendaki oleh para pendaki.
Tidak hanya itu, di beberapa tempat di jalur pendakian juga terdapat beberapa petilasan yang menjadi tujuan para peziarah.
Kondisi alam yang masih asri dan suasana adem membuat Gunung Muria sering dikunjungi banyak pendaki.
Meskipun memiliki ketinggian 1600 an mdpl, Gunung Muria tidak boleh disepelekan untuk masalah pendakian.
Karena di masing-masing jalur pendakian ke puncak memiliki rintangan dan medan masing-masing.
Seperti di jalur pendakian puncak Natas Angin memiliki medan zig zag yang seringkali menguras tenaga para pendaki.
Dan tidak hanya itu medan akar yang ada di puncak Argopiloso juga tidak boleh disepelekan.
Selain empat puncak yang terkenal dikalangan pendaki, di Gunung Muria sendiri sebenarnya terdapat puluhan puncak yang bahkan belum bisa dijamah oleh manusia. Berikut beberapa puncak yang ada di Gunung Muria.
- Puncak Distoroto
- Puncak Saleh
- Puncak Ngaringan
- Puncak Kepah
- Puncak Jehan
- Puncak Watu Kethek
- Puncak Tugel
- Puncak Gajah Mungkur
- Puncak Cilik
- Puncak Ngajir
- Puncak Nglarangan
- Puncak Miring Kulon
- Puncak Candi Aso
- Puncak Brayot
- Puncak Slewah
- Puncak Candi Angin
- Puncak Jago
- Puncak Toklik
- Puncak Watu Godek
- Puncak Watu Delok
- Puncak Selo Tugu
- Puncak Gili Soko
- Puncak Batur Bendo
- Puncak Sabana
- Puncak Songgo Langit
- Puncak Natas Angin
- Puncak Abiyoso
- Puncak Pancuran
- Puncak Kandang Bebek
- PuncakSamil
- Puncak Alang-Alang Ombo
- Puncak Soko Kaleh
- Puncak Gundhil
- Puncak Pandan Arum
- Puncak Kakas
- Puncak Lawangan
- Puncak Semampir
- Puncak Perahu Badar
- Puncak Padas Ireng
- Puncak Becici
- Puncak Pasar Setan
- Puncak Glagah Arjuno
- Puncak Juwet
- Puncak Argo Jembangan
- Puncak Argo Piloso
- Puncak Ringgit
- Puncak Ringgit Lor
- Puncak Kelir
- Puncak Segobrok
- Puncak Ngebrak
- Puncak Tunggangan
- Puncak Songolikur
- Puncak Watu Gogor
- Puncak Kembar
- Puncak Goa Lowo
- Puncak Watu Tumpuk
- Puncak Candi Waloh
- Puncak Blaru
- Puncak Paluombo
- Puncak Bre Mati
- Puncak Anakan
- Puncak Watu Payon
- Puncak Candi Pomanajar
- Puncak Ringin Putih
- Puncak Mendut
- Puncak Semerak Kidul
- Puncak Tanggulangsi
- Puncak Padas Putih
- Puncak Watu Tumpuk
- Puncak Jrakah
Dari sekian banyak puncak-puncak yang ada di Gunung Muria, masih banyak puncak yang masih belum terjamah.
Dan ada sebagian jalur menuju puncak-puncak tersebut yang kondisinya tidak terlihat atau sudah tertutupi oleh tumbuhan-tumbuhan yang ada.
Dianjurka kepada para pendaki ketika ingin menjelajah atau mengeksplor ke salah satu puncak yang belum pernah didadi, utamakan bertanya kepada warga sekitar. Selain itu perhatikan dan pelajari dahulu medan dan treking yang akan dilalui. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi