Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Berwisata Sejarah di Keraton Kasunanan Surakarta

Miftahul A’la • Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:38 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID - Kota Solo menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah dengan tempat wisata asyik yang bisa dikunjungi. Salah satu destinasi fenomenal adalah Keraton Kasunanan Surakarta.

Di lingkungan keraton terdapat berbagai wisata sejarah. Museum Surakarta (Museum Suaka Budaya Keraton Kasunanan Surakarta) menyimpan banyak peninggalan dari Zaman Kasunanan Surakarta.

Contohnya pernak-pernik keseharian yang ada di keraton dan benda unik lainnya yang digunakan pada keraton dan keluarganya. 

Di dalam museum juga terdapat deretan hadiah dari sejumlah kerajaan di Eropa, seperangkat gamelan dan juga terdapat replika pusaka dari keraton itu yang sudah pernah menjadi saksi sejarah dari perkembangan Keraton Surakarta.

Destinasi ini berada di pusat kota. Wisatawan dapat naik kendaraan pribadi atau kendaraan umum untuk menempuh keraton ini. Jika menggunakan kendaraan pribadi jarak tempuh lebih sedikit yaitu 3,8 meter.

Tiket masuk keraton dan museum Rp. 35.000,- terbagi atas Rp. 25.000,- sebagai tiket masuk dan Rp.10.000,- untuk biaya pemandu, yang akan memandu kita berbarengan dengan beberapa rombongan lain. 

Wisatawan sebelum memasuki bagian dari dalam keraton, sudah disuguhi dengan pesona tembok putih dengan tinggi sekitar 3-5 meter yang dibangun mengelilingi keraton.

Ketika wisatawan berada di pelataran keraton, nanti akan disuguhkan dengan satu meriam besar yang memiliki nama Kyai Pancawara, meriam ini terbuat dari perunggu.

Di dalam Keraton Kasunanan Surakarta, wisatawan dapat menyaksikan sebuah bangunan. Konon digunakan sebagai tempat komunikasi antara raja dan bawahan yang ingin membicarakan dan menyampaikan informasi dan informasi penting. Bangunan ini bernama Sasana Sumewa.  

Di sini wisatawan hanya diperbolehkan untuk melihat-lihat bangunan yaitu berarti tidak boleh naik ke lantai bangunan karena dipandang sangat disakralkan oleh keraton dan para abdi dalem.

Setelah puas mengelilingi bangunan itu terdapat juga Kori Brojonolo, Kori Mangu, dan Kori Renteng. Di Keraton Kasunanan Surakarta, wisatawan dapat melihat keagungan bangunan kuno tradisional Jawa yang disangga dengan tiang-tiang penyangga yang kokoh dan memiliki lantai khas yang membuat suasana bangunan Keraton semakin unik dan elegan.

Setelah melalui beberapa bangunan di atas wisatawan akan menuju ke pelataran Kamandungan Lor dan Sri Manganti. Setelah itu persinggahan terakhir wisatawan yaitu Museum Keraton Surakarta Hadiningrat.

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan ketika berada dalam keraton yaitu tidak diperbolehkan memakai kacamata berwarna hitam, topi, jaket ketika di dalam museum.

Wisatawan bisa berkunjung ke Sumur Songo. Sumur ini terdapat dalam halaman Museum Keraton Kasunanan Surakarta.

Sumur ini konon dianggap memiliki khasiat karena sudah diberi doa oleh raja Paku Buwono IX (Paku Buwono Songo). Wisatawan dapat mengambil secara bebas air sumur ini. Juga terdapat yang membawa botol minum. (fth/web/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#solo #keraton solo