RADARSEMARANG.ID - Bukit Barede merupakan sebuah destinasi wisata alam yang tersembunyi di kawasan Pegunungan Menoreh.
Tempat wisata alam Magelang ini semakin menarik perhatian para pengunjung dengan panorama khas pegunungan.
Meski mirip Punthuk Setumbu Magelang, Bukit Barede juga dikenal dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan.
Saat matahari terbit, pengunjung dapat menyaksikan keindahan pegunungan dengan pepohonan yang rindang.
Suasana tenang dan sejuk membuat Bukit Barede menjadi tempat yang ideal untuk bersantai sambil menikmati panorama alam.
Kombinasi antara sejarah dan alam membuat pengalaman wisata di Bukit Barede semakin berkesan.
Menariknya, objek wisata alam Bukit Barede hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari Candi Borobudur.
Setelah mengunjungi candi yang megah, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan ke bukit ini.
Hal inilah yang membuat daya tarik Bukit Barede bagi pengunjung untuk menyaksikan keindahan candi Borobudur dari ketinggian.
Meski demikian, Bukit Barede juga termasuk salah satu spot Sunrise terbaik di sekitar Magelang.
Di bukit ini, pengunjung dapat menyaksikan matahari terbit yang ideal meski memerlukan perjalanan mendaki gunung berjam-jam.
Terkadang, hal ini juga mengharuskan para pendaki untuk berkemah di tengah suhu dingin pegunungan sepanjang malam.
Selain itu, ditempat ini juga terdapat Gardu Pandang untuk pengunjung yang ingin menyaksikan panorama alam menyejukkan.
Gardu Pandang ini biasanya juga dimanfaatkan pengunjung sebagai lokasi untuk berswafoto atau mengambil selfie.
Di tempat ini, juga terdapat fasilitas gazebo dan lahan parkir yang luas serta sebuah kedai kopi yang didirikan oleh masyarakat setempat.
Dengan demikian, pengunjung dapat menikmati kopi di atas bukit dengan latar belakang panorama khas pegunungan yang menakjubkan.
Dari informasi terakhir yang diperoleh, harga tiket masuk ke Bukit Barede sangat terjangkau.
Pengendara motor hanya perlu membayar sekitar Rp. 2.000, sedangkan mobil seharga Rp. 5.000.
Secara administratif, lokasi Bukit Barede berada di Dusun Sendaren dua, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Editor : Baskoro Septiadi