RADARSEMARANG.ID - Sumur Jalatunda salah satu tempat menarik yang ada di Dataran Tinggi Dieng yang terletak di Desa Pekasiran, Kabupaten Banjarnegara.
Lubang sumur ini terbentuk akibat letusan Gunung purba ratusan tahun silam , hingga kini menyisakan sebuah lubang raksasa yang terisi air hujan dan mata air,
Bisa dikatakan sumur raksasa karena memiliki diameter kurang lebih 90 meter dan mempunyai kedalaman 100 meter.
Asal-usul nama dari sumur tersebut berasal dari cerita pewayangan atau mahabarata yang konon katanya digunakan sebagai tempat Penghubung Dunia dengan Bumi lapis ke tujuh (Sapta Pratala).
Dimana diyakini bahwa ada yang bersemayan didalamnya seperti Antaboga, Antareja dan Nagagini.
Menurut cerita Masyarakat yang berkembang sumur tersebut adalah bekas pijakan kaki sang Bima yang saat itu sedang marah lalu Menancapkan kakinya ke tanah sehingga terbentuklah lubang raksasa.
Mitos unik yang ada ditempat ini bahwasannya jika seseorang dapat melempar batu sampai di dinding ujung sumur jalatunda tersebut maka permintaan cita-citanya dapat terkabulkan.
Dari mitos tersebut menjadi dasar penamaan sumur ini, berasal dari kata “Jala” berarti jaring, sementara “tunda” berarti yang belum terlaksana.
Jika diartikan, Sumur Jalatunda berarti sumur yang dapat menampung semua permintaan yang selama ini tertunda.
Editor : Baskoro Septiadi