RADARSEMARANG.ID-Sendang Sengon atau lebih dikenal dengan Waduk Sengon merupakan destinasi yang tepat untuk dikunjungi di kala ingin menenangkan pikiran.
Sendang Sengon terletak di kaki Gunung Sindoro di ketinggian 842 mdpl.
Tepatnya di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung.
Wisata Jawa Tengah yang patut untuk dikunjungi untuk bersantai dan merasakan ketenangan.
Dari Kota Temanggung jaraknya berkisar 14 km.
Sendang dikelilingi pepohonan hijau menyejukkan mata. Udara sejuk. Gemericik air jernih mengalir menjadi keistimewaan tersendiri.
Sendang Sengon objek wisata yang menyuguhkan suasana tenang dan damai. Pas untuk bersantai, ataupun kegiatan meditasi.
Memasuki objek wisata, pengunjung akan disuguhi rindangnya pepohonan dan pemandangan Sendang Sengon dengan bangunan pendopo Jawa.
Di tengahnya terlihat eksotis dengan pohon beringin atau pohon sengon. Background persawahan hijau dan bukit-bukit.
Pengunjung juga dapat merasakan sejuknya air mengalir bersumber dari mata air Jumprit melintasi jalan bebatuan di dalam sendang.
Yang memang dibangun agar memudahkan pengunjung merasakan kesejukan air sendang.
Di dalam sendang terdapat bebatuan dan ikan-ikan yang menambah eksotis pemandangan Sendang Sengon i.
Di sekeliling sendang terdapat gazebo serta pendopo di tengah sendang dengan mengusung konsep Jawa sebagai tempat untuk bersantai melihat pemandangan di sekelilingnya.
Terdapat fasilitas kamar mandi serta kolam renang untuk anak dibawah sendang.
Sendang Sengon buka setiap hari pada pukul 07-00 pagi - jam 17.00.
Pengunjung dapat menikmati pemandangan indah dengan hanya membayar parkir Rp 5.000 untuk kendaraan roda 2, dan Rp 10.000 untuk roda 4.
Di dalam objek wisata terdapat beberapa penjual makanan, dan minuman yang siap melayani pembeli.
Ketika berkunjung pada hari biasa, akan menemukan pemandangan kearifan lokal. Anak-anak kecil warga sekitar berenang dengan gembira.
Pada hari Sabtu, dan Minggu sendang ramai pengunjung. Baik dari wisatawan lokal, maupun luar kota.
Annas Fathu Nasuha, penjual bakso yang sudah 6 tahun berjualan di lokasi wisata mengatakan pengunjung tidak mesti.
Pada hari-hari biasa kadang ramai, kadang juga sepi.
“Kalau Sabtu-Minggu cukup ramai, sekitar 200-400 orang per hari. Biasanya juga banyak wisatawan dari luar kota yang berkunjung."
Kepala Desa Banjarsari Edi Daryono menjelaskan Sendang Sengon merupakan peninggalan nenek moyang yang dulu berfungsi mengairi sawah.
Kemudian dibangun oleh pemerintah desa dengan bantuan warga menjadi waduk pada tahun 1977-1978.
Kala itu dimanfaatkan sebagai penunjang kebutuhan rumah tangga, seperti mandi, mencuci, dan air minum, selain untuk perairan sawah.
Seiring perkembangan zaman banyak orang yang mengunjungi waduk untuk menikmati pemandangan.
“Akhirnya waduk ini menjadi sebuah destinasi wisata dan kemudian dilakukan pembangunan oleh Ditjen Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemerintah Kabupaten Temanggung tahun 2013. Sekaligus diresmikan sebagai destinasi wisata daerah Temanggung. Sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisata Jawa Tengah," jelasnya.
Keberadaan destinasi ini semakin menambah banyak jumlah Wisata Jawa Tengah. Dengan menawarkan berbagai keindahan alam dan ketenangan.
Salah seorang pengunjung, Anas mengatakan masih terdapat beberapa hal yang harus dibenahi dalam operasional tempat wisata. Seperti kebersihan dan perawatannya.
“Tempatnya asyik buat bersantai dan tenang. Bisa merefresh pikiran,” akunya. (mg11/fth)
Editor : Agus AP