Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Menikmati Senja, Hamparan Sawah dan Pegunungan di Kedai Bala Boemi Tuntang

Nurfa'ik Nabhan • Minggu, 12 November 2023 | 18:17 WIB
Sejumlah pengujung saat kongkow di Kedai Bala Boemi di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang sembari menikmati keindahan sunset. NUR FAIK/JAWA POS RADAR SEMARANG
Sejumlah pengujung saat kongkow di Kedai Bala Boemi di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang sembari menikmati keindahan sunset. NUR FAIK/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID - Memiliki pemandangan indah, menjadikan Kedai Bala Bumi di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang menjadi jujugan untuk kongkow. Pengunjung bisa menikmati sajian makanan khas Semarangan dan minum kopi di tepi sawah.

Satu lagi tempat nongkrong yang menjadi buruan para penikmat alam.  Keda Bala Boemi namanya.

Seperti namanya, kedai ini khusus untuk mereka pecinta alam dan suka menikmati pemandangan alam.

 Baca Juga: Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pasir Kencana

Ya di kedai ini, pengunjung bisa menikmati suasana desa dan pegunungan. Hamparan sawah membentang sejauh mata memandang.

Di tambah belaian angin yang menyapu lembut, membuat siapapun ingin berlama-lama nongkrong di Bala Boemi.

Selain area persawahan, pengunjung juga bisa melihat keindahan pegunungan Telomoyo dan Gunung Kelir serta Rawa Pening.

Terlebih sore hari, pengunjung bisa mengabadikan momen matahari terbenam (sunset) dan bisa swafoto bersama orang-orang terkasih.

 Baca Juga: Tak Hanya Pemandangan, Warung Pari Mentes Sajikan Menu Fresh

Secara desain, kedai ini sangat minimalis. Hanya ada satu bangunan berbentuk segitiga yang dijadikan tempat tempat menyajikan makanan dan minuman. Sisanya, disediakan kursi dan meja di sepanjang jalan menuju area persawahan. 

Pengelola Kedai Bala Boemi, Arinal Haq mengungkapkan, ide membuat kedai tengah sawah karena, menurutnya memang unik dan bisa menjadi hiburan bagi siapapun.

“Saya sendiri memang suka melihat matahari terbenam di area persawahan,” katanya.

 Baca Juga: Usung Konsep Jawa, Angkringan Cendol Wulu Semarang Tawarkan View Pemandangan Alam

Sebelum dibangunm dulu tempat Bala Boemi berdiri hanya berupa jalanan yang dipenuhi rumput dan semak belukar.

Namun melihat potensi keindahan alam, ia mengajak para pemuda dan karang taruna sekitar untuk membantu.

Mereka menyulap jalanan yang hanya ada rumput menjadi tempat nongkrong setiap sore. 

“Akhirnya saya dan teman-teman mendirikan Bala Boemi sekaligus untuk pemuda di sini belajar berwirausaha, " ujarnya. 

 Baca Juga: Tiger Cave Coffee, Tawarkan View Kota Kajen dari Ketinggian 500 MDPL

Bala Boemi sendiri memiliki konsep yang cukup simpel dengan menyuguhkan aneka minuman racikan kopi dan jajanan. Pihak pengelola lebih berfokus pada fasilitas tempat dan menawarkan view pemandangan. 

"Biasanya pengunjung mulai berdatangan pukul 15.00 WIB. Dan satu harinya kalau weekend bisa full tempatnya, " terangnya. 

 Baca Juga: Menikmati Segarnya Semangkuk Es Legendaris di Magelang

Selain view senja, pada malam hari pun tidak kalah cantik. Dengan adanya lampu gantung yang menjadi sumber pencahayaan menjadikan Bala Boemi menjadi begitu eksotik.

Ditambah lagi dari kejauhan terdapat pemandangan city light yang terpancar dari Ambarawa. 

"Kami buka dari pukul 16.00 WIB hingga 24.00 WIB. Dan disini ada berbagai minuman kopi dan makanan dengan harga dari Rp 3 ribu hingga Rp 17 ribu, " jelasnya. 

 Baca Juga: Bikin Betah, Nongkrong Dikelilingi Tanaman Hias dan View Telomoyo

Salah satu pengunjung asal Salatiga, Najwa Aulia mengaku sering berkunjung ke Bala Boemi.

Hanya untuk menyantap indomie goreng dan kopi susu sambil menikmati senja.

 "Suasananya enak, adem, nyaman, bisa lihat sunset juga. Terus view-nya bagus, bisa lihat pemandangan pegunungan dan persawahan,” ungkapnya. (nun/bud)

Editor : Baskoro Septiadi
#Tuntang #pemandangan indah #tepi sawah #kongkow