Kafe ini berada di atas perbukitan dengan suasana sejuk dikelilingi pepohonan rindang. Cocok untuk melancong bersama keluarga.
Berlatar belakang hamparan ratusan hektare kebun kopi di lereng Gunung Kelir. Uniknya lagi, kafe dilengkapi mini zoo.
Ada berang-berang, kelelawar jawa, burung beo dan masih banyak jenis burung lainnya menghuni mini zoo tersebut.
Pengelola Tjipto Coffee & Roastery Wahyuni Kartika Sari mengatakan kafenya berbeda manajemen dengan Kopi Eva. Meski lokasinya sama.
"Meski pemilik masih satu keluarga tapi kami beda manajemen. Konsep yang kami usung memang lebih ke alam. Ngopi itu memang asyik kalau disandingkan dengan alam," ungkapnya.
Menurut Kartika, kafenya banyak dikunjungi keluarga yang membawa anak kecil. Jadi semacam tempat jujukan rekreasi kecil-kecilan.
Kafe yang beroperasi sejak 2020 itu akhirnya beradaptasi menjadi tempat ngopi yang ramah anak.
"Awalnya cuma iseng naruh berang-berang di situ (sambil menunjuk kadang yang terletak di parkiran mobil, Red) lha kok yang ke sini malah suka. Jadi pengunjung justru datang pada jam berang-berang makan dan jam mainnya," ceritanya.
Pada pukul 11.00 pengunjung yang didominasi keluarga sudah mengantre untuk mengendong si Ogod nama berang-berang tersebut.
Tempat yang berkapasitas 100 pengunjung tersebut juga dilengkapi playground indoor dan outdoor.
Kafe ini menyediakan aneka macam jenis kopi robusta dan arabika dari berbagai daerah di Jawa Tengah yang diproduksi sendiri dan dirintis sejak 1954 oleh Michael Tjipto Martojo.
Namun ada satu menu andalan Tjipto Coffee & Roastery yakni rempah cino. Kopi khas Tjipto perpaduan kopi dengan rempah-rempah.
"Minuman andalan kami rempah cino. Sirupnya kami buat sendiri. Kalau makanan kami seperti umumnya. Kami mengangkat menu makanan dari Kopi Eva,"lanjutnya.
Tanah seluas tiga hektare lebih itupun ke depan akan ditambah resort. Sementara itu salah satu pengunjung Andreas Setianto, 29, warga Kota Semarang mengaku nyaman menikmati kopi susu.
Ia bersama keluarga sengaja menyempatkan datang karena penasaran dengan tempatnya yang instagramable.
"Tempanya nyaman banget. Cocok untuk saya yang pusing karena 6 hari kerja. Healing tipis-tipis di sini. Mungkin bisa ditambahkan lagi koleksi hewannya. Kalau bawa anak, dijamin anak tidak bosan. Bapaknya juga menikmati kopi," jelasnya. (ria/lis)
Editor : Baskoro Septiadi