Tempat nongkrong ini berada di Jalan Tanggul Asih I Banaran, Gunungpati Semarang. Bisa menjadi salah satu hidden gem buat bersantai bersama kawan, orang terkasih, ataupun keluarga.
Untuk menuju lokasinya, tidak sulit. Karena letaknya tak jauh dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Sekaran. Lokasinya berada di pemukiman warga.
Tetapi nuansa alam masih terasa. Karena dikelilingi kebun yang asri. Seakan menyihir kita untuk bersantai dan menyingkir sejenak jauh hiruk pikuk perkotaan.
Bangunan utama Coffee Bar kental dengan sentuhan bangunan ala Eropa yang terinspirasi dari Kota Lama. Konsepnya Eropa klasik.
"Karena bagi saya bangunan Eropa, terlihat keren. Apalagi letaknya di tengah perkampungan dan kebun-kebun yang masih asri," kata Owner The Boston Coffee Bar, Doni Putra Perdana.
Tempat ini memiliki area outdoor dan indoor. Indoor, desain interior kental dengan kaca berukuran besar sebagai pencahayaan alami, dengan dibumbui pernak-pernik lampu khas Eropa.
Pengunjung bisa melihat langsung peracik kopi atau barista yang sedang membuat olahan kopi, teh ataupun minuman lainnya. Letaknya di dataran tinggi, juga menjadi kelebihan karena dikonsep tempat terasering.
Untuk outdoor, menawarkan view landscape Semarang bawah. Ketika pagi ataupun siang bisa terlihat pesisir pantai Ibu Kota Jateng.
Sementara saat malam, pengunjung bakal disuguhi gemerlap lampu perkotaan Semarang Bawah. Sembari menikmati kopi, atau camilan bersama orang terdekat ataupun keluarga.
"Kalau outdoor pengunjung bisa dekat dengan alam. Kanan kiri tempat usaha ini masih kebun. Sehingga terasa nongkrong di tengah hutan dengan view Semarang bawah," ujar alumnus Seni Rupa Unnes.
Doni mengaku, menyasar pasar semua kalangan. Mulai mahasiswa, pekerja kantoran ataupun keluarga. Harga yang ditawarkan cukup murah. Mulai Rp 20 ribuan untuk minuman ataupun makanan.
Menu andalan adalah Boston Platter dan Boston Stories. Untuk yang tidak menyukai kopi, ada menu dengan olahan teh ataupun minuman segar lainnya.
"Ada juga live musik setiap Selasa dan Sabtu malam. Sambil nongkrong dan menikmati olahan dari barista yakni kopi ataupun teh yang dipadukan pemandangan alam yang masih asri," pungkasnya.
Al Fikri, salah satu pengunjung mengaku sering nongkrong di The Boston Coffee Bar. Harga yang relatif terjangkau, rasa dan kualitas makanan serta minuman yang ditawarkan cocok. Sambil nongkrong ia bisa melihat pemandangan dan alam yang masih asri. "Jadi membuat betah lama-lama nongkrong," ujarnya. (den/fth) Editor : Agus AP