Festival Literasi Demak 2026 Tumbuhkan Minat Baca dan Berkarya Masyarakat

Wahib Pribadi • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 08:48 WIB
Bupati Demak dr Eisti
Bupati Demak dr Eisti'anah membaca koran Jawa Pos Radar Semarang didampingi Wabup Muhamad Badrudin dan Sekda Akhmad Sugiharto serta para pelajar dalam Festival Literasi Demak 2026 di Dinperpusar Demak. (Wahibpribadi)

 

 

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Pemkab Demak terus mendorong penguatan budaya literasi sebagai bagian penting dalam membentuk masyarakat yang cerdas, produktif, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Festival Literasi Demak (Feslid) Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Rabu (23/9).

 Acara dibuka langsung oleh Bupati Demak, dr Hj Eisti’anah didampingi oleh Wabup Muhamad Badrudin, Sekda Akhmad Sugiharto, penggiat literasi dan anak-anak sekolah.

Bupati Demak dr Eisti'anah menyampaikan, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana pengetahuan dapat diolah menjadi kreativitas dan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat. 

“Kita ingin membangun budaya membaca, belajar, berpikir, berkarya, dan berbagi pengetahuan. Dengan demikian, literasi dapat menjadi bagian penting dalam membentuk masyarakat Demak yang cerdas, produktif, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,”kata bupati.

Bupati dr Eisti’anah juga mengapresiasi berbagai lomba yang diselenggarakan, mulai dari lomba bertutur, lomba penulisan resensi buku berbasis koleksi perpustakaan, lomba pembuatan video konten literasi, hingga lomba perpustakaan desa.

“Ini menunjukkan bahwa literasi dapat hadir dalam berbagai bentuk. Ada yang bertutur, menulis, berkarya melalui video, hingga membangun ekosistem literasi melalui perpustakaan desa,” ungkapnya.

Selain penyerahan hadiah, Bupati Demak juga mengukuhkan Bunda Literasi Tingkat Kecamatan. Ia berharap Bunda Literasi Tingkat Kecamatan dapat menjadi penggerak dan inspirator dalam menghadirkan kegiatan literasi yang kreatif, inklusif, dan dekat dengan masyarakat.

“Mari kita hadirkan literasi tidak hanya di perpustakaan, tetapi juga di rumah, sekolah, desa, komunitas, dan ruang-ruang publik. Dengan semangat kolaborasi, kita tumbuhkan generasi yang gemar membaca, cerdas memilah informasi, kreatif berkarya, dan siap menghadapi masa depan,”katanya.

Kepala Dinperpusar Demak H Agung Hidayanto mengatakan, Feslid 2026 menjadi ajang kreatifitas peserta, termasuk para pelajar. 

"Membaca massal bersama ibu bupati menjadi penyemangat agar literasi terus ditingkatkan,'"jelasnya. 

Menurutnya, membaca merupakan bagian penting dari peningkatan literasi bagi.seseorang agar tahu lebih banyak tentang berbagai pengetahuan yang belum diketahuinya.

"Karena itu, Feslid ini menjadi sarana dalam meningkatkan literasi masyarakat,"katanya.(hib)

Editor : Tasropi
Festival Literasi Demak Pemkab Demak