RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Lembaga Pelatihan dan Kursus (LKP) Dimy Motor Kalikondang Kota Demak kembali mencetak calon wirausahawan sukses di bidang otomotif sepeda motor.
Sebanyak 25 peserta pelatihan dan kursus berhasil menyelesaikan tugasnya dalam Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2026.
PKW diselenggarakan oleh Ditjen Diksi Direktorat PKPLK Kemendikdasmen RI bersama LKP Dimy Motor terkait dengan mekanik sepeda motor.
Baca Juga: Ramaikan Demak Expo, LKP Dimy Motor Kalikondang Gelar Servis Gratis Sepeda Motor
Pimpinan LKP Dimy Motor, Muhamad Dimyati
mengatakan, pihaknya telah melaksanakan program tersebut sejak 2021 hingga sekarang.
"Alhamdulillah. Patut kita syukuri bahwa LKP Dimy Motor masih dipercaya oleh pemerintah untuk menyelenggarakan pelatihan dan kursus otomotif bagi warga Demak. Pelaksaan 350 jam pelajaran diselesaikan dalam waktu 3 bulan dengan materi lengkap. Kehadiran peserta terpantau dalam aplikasi,"katanya.
Diantaranya, materi tentang marketing offline maupun online, laporan keuangan, manajemen perbengkelan, materi teknis otomotif dan lainnya termasuk materi tentang sepeda motor listrik.
"Semoga tahun depan masih dipercaya pemerintah. Dengan demikian, kegiatan ini bisa dimanfaatkan oleh warga Demak,"ujarnya. Dalam kelulusan pelatihan ini, peserta dapat bantuan kompresor, scanner, alat bengkel, spare part dan lainnya.
Dimyati berharap, dengan berakhirnya pelatihan ini, peserta diharapkan dapat dukungan penuh dari orang tua masing-masing.
"Bapak ibu sebagai orang tua kami harapkan bisa mensupport anaknya untuk berwirausaha di bidang perbengkelan. Wirausaha memang tidak mudah tapi dengan tekad kuat tentu Insya Allah akan berhasil,"jelasnya.
Dalam wirausaha nanti, perkembangan usaha peserta pelatihan juga akan terus dipantau sampai sejauhmana keberhasilannya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pemkab Demak, Haris Wahyudi Ridwan mengapresiasi LKP Dimy Motor yang telah kembali mencetak lulusan pelatihan bidang otomotif sepeda motor.
"Ini bentuk sinergi yang luar biasa dati LKP Dimy Motor dalam mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Demak. Dengan wirausaha bengkel ini, maka ekonomi masyarakat bisa meningkat,"katanya.
Menurutnya, dukungan LKP Dimy Motor beserta para instruktur dan pengelola telah mengantarkan peserta pelatihan bisa lulus dan menerima sertifikat keahlian atau sklill yang telah dipelajari selama 3 bulan terakhir
"Meski demikian, peserta pelatihan masih ditunggu lebih lanjut terkait pengembangan wirausahanya. Karena itu, teori yang telah didapatkan bisa dipraktikkan dalam usaha yang sesungguhnya. Usaha yang berhasil ini nanti diharapkan akan menurunkan pengangguran dan kemiskinan,"kata Haris.
Menurutnya, peserta yang telah lulus harus bisa menjaga keberlangsungan usahanya sehingga harapan ekonomi meningkat bisa tercapai.
"Jagalah keberlangsungan usaha ini. Kalau ada kendala bisa dikonsultasikan kepada LKP Dimy Motor termasuk jika kekurangan modal bisa ke perbankan dan lainnya. Juga jika ada kendala IT maupun legalitas usaha bisa dibantu. Untuk bisa sukses, maka proses usaha harus dijalani,"katanya.
Haris berharap, semua peserta pelatihan yang telah lulus dapat mengemban amanah wirausaha dengan baik. Terus berinovasi dan berkreasi. (hib)
Editor : Tasropi