Tawuran Pelajar Dekat Jalan Tol Demak, Satu Tewas Luka Bacok Dibagian Dada Tembus Jantung

Wahib Pribadi • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 16:47 WIB
Korban bacokan dalam tawuran dinyatakan meninggal dunia dirumah sakit
Korban bacokan dalam tawuran dinyatakan meninggal dunia dirumah sakit

 

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Peristiwa tawuran antar remaja atau pelajar terjadi di Jalan Raya Buyaran-Guntur, tepatnya di dekat jalan tol Demak yang ada di wilayah RT 5 RW 2, Desa Pulosari, Kecamatan Karangtengah, Rabu (9/9/2026)

Tawuran menyebabkan satu orang meninggal dunia akibat luka bacok dibagian dada hingga tembus jantung. Korban tewas adalah MSA, 15, warga Desa Donorejo, Kecamatan Karangtengah.

 Korban merupakan pelajar kelas X Madrasah Aliyah (MA) An Nur Desa Bakalrejo, Kecamatan Guntur. Korban meninggal di RS Charlie Hospital Demak laku diotopsi di RS Sunan Kalijaga Demak.

Kasi Humas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayogo menyampaikan, kejadian bermula ketika antar pelajar janjian dan bertemu di depan lapangan Donorejo. Janjian dilakukan melalui media sosial dengan akun Geng Bese Otomotif.

Sekira pukul 14.40, mereka antar pelajar ini bertemu di Jl Buntu Arah Grogol. Korban bersama 4 orang bertemu diduga dengan kelompok pelaku sebanyak 7 orang. Pelaku berasal dari Geng Pelajar Sinting.

Dalam perkembangannya, terjadi perkelahian antara pelaku dan korban sehingga korban mengalami luka tusuk dibagian dada sebelah kiri tembus ke jantung.

Teman korban langsung membawanya ke RS Charlie Hospital Karangtengah untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Namun, korban tidak tertolong atau meninggal dunia.

"Petugas masih mencari senjata tajam yang digunakan dalam peristiwa tawuran yang mengakibatkan satu meninggal dunia ini,"jelasnya.

Iptu Rudi menambahkan, berdasarkan keterangan dari dr Vicy Kurniawan Burkie dokter jaga IGD RS Charlie Hospital bahwa korban tiba di RS Charlie Hospital sekira pukul 14.50 diantar ke 2 temannya dalam kondisi mata merem dan luka di dada. 

Luka bacok dada sebelah kiri diperkirakan panjang 4 hingga 5 cm dan lebar 01 hingga 0,5 mm. Selanjutnya tindakan dokter memasang oksigen. Yaitu, dengan memberikan oksigen infus 2 jalur dan memasang monitor pasien. Kondisi mata juga melebar dan mengalami koma serta pasien menghembuskan nafas terakhirnya. 

"Korban mengalami pendarahan hebat akibat luka tusuk,"jelasnya. Hingga kemarin, petugas masih melakukan pemgejaran terhadap pelaku tawuran ini.

"Petugas telah memeriksa sejumlah saksi dari pihak korban. Karena itu, para pelaku masih dalam pencarian,"ujarnya. (hib)

Editor : Tasropi
luka bacok Polres Demak