RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Musim kemarau panjang telah berdampak terhadap ketersediaan air bersih di masyarakat. Melihat kondisi ini, Polres Demak bersama DPRD Kabupaten Demak membangun dan meresmikan empat sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, Jumat (21/8/2026).
Peresmian dipusatkan di Dukuh Kalitekuk, Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar. Empat sumur bor tersebut dibangun di Desa Ngaluran Kecamatan Karanganyar, Desa Gemulak dan Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung serta Desa Jeruk Gulung Kecamatan Dempet.
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, pembangunan sumur bor berangkat dari kondisi masyarakat yang mulai merasakan dampak musim kemarau panjang.
Baca Juga: Tangani Darurat Bencana Kemarau, Pudam dan BPBD Demak Intensifkan Droping Air Bersih ke Warga
Menurut dia, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian bersama.
“Air bersih ini menjadi kebutuhan dasar bagi setiap warga. Kami melihat perkembangan situasi saat ini, terutama musim kemarau panjang dan persoalan kekeringan yang dirasakan masyarakat,”katanya.
Gagasan penyediaan sumur bor tersebut, kata dia, dibahas bersama Ketua DPRD Kabupaten Demak H Zayinul Fata sebagai bentuk sinergi untuk membantu masyarakat.
Dari hasil pembahasan tersebut, Polres Demak kemudian meminta jajaran kapolsek untuk memetakan wilayah yang membutuhkan bantuan sumber air.
Baca Juga: Tangani Darurat Bencana Kemarau, Pudam dan BPBD Demak Intensifkan Droping Air Bersih ke Warga
“Karena itu, kami bersama Ketua DPRD bersepakat untuk melakukan sesuatu yang bisa meringankan beban masyarakat. Kami kemudian mencari daerah yang membutuhkan dukungan sumber air,” ujar kapolres.
Ia menyadari bantuan tersebut belum dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Demak yang mengalami persoalan kekeringan. Namun, langkah tersebut diharapkan dapat menjadi awal sekaligus menggerakkan pihak lain untuk melakukan hal serupa.
“Kami memahami apa yang kami lakukan belum cukup untuk meng-cover seluruh wilayah Kabupaten Demak. Namun, setidaknya kami mengawali dan menginisiasi. Mudah-mudahan langkah ini menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk bersama-sama bergotong royong membantu masyarakat,” katanya.
Pembangunan sumur bor dilakukan selama sekitar tiga hari dengan kedalaman mencapai 80 meter. Enam orang tenaga kerja dilibatkan dalam proses pembangunan tersebut.
Baca Juga: TIS Petroleum Siap Ngebor Sumur Minyak di Pilangwetan Kebonagung Demak
Ketua DPRD Kabupaten Demak H Zayinul Fata mengapresiasi langkah cepat Kapolres Demak dan jajaran dalam merespons kebutuhan air bersih masyarakat.
Zayinul mengatakan, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang menghadapi dampak musim kemarau panjang.
“Bantuan sumur bor ini merupakan sedekah air bersih yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Atas nama DPRD Demak, kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Demak dan jajaran yang telah bergerak cepat membantu masyarakat,” kata Zayinul.
Kepala Desa Ngaluran Rumawi menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Menurut dia, keberadaan sumur bor dapat membantu mengurangi beban masyarakat, khususnya warga yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan sumur bor ini. Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Ngaluran dan menjadi ladang ibadah bagi semua pihak yang telah membantu,” ujar Rumawi.
AKBP Samel berharap masyarakat turut menjaga dan merawat fasilitas sumur bor tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Harapan kami, sumur bor ini dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung ketersediaan air bersih bagi warga. Apa yang kami lakukan ini baru mengawali, selanjutnya masyarakat bersama-sama menjaga dan merawatnya agar manfaatnya dapat terus dirasakan,”kata kapolres.(hib)
Editor : Tasropi