RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Bupati Demak dr Hj Eisti'anah, SE menerima penghargaan dari Gubernur Jateng Ahmad Lutfi.
Gubernur mengapresiasi Pemkab Demak dibawah kepemimpinan Bupati Eisti'anah terkait dengan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD). Penghargaan diserahkan Wagub Taj Yasin.
IDSD merupakan instrumen pengukuran daya saing pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk dapat merefleksikan tingkat produktivitas daerah. IDSD bukan hanya sebagai angka atau ukuran daya saing, tetapi sebagai alat untuk menemukan kekuatan dan kelemahan daerah, serta merumuskan kebijakan yang semakin tepat dan berdampak bagi masyarakat.
Pada 2026, Pemkab Demak mendapatkan penghargaan terkait IDSD dari Pemprov Jateng yang diserahkan Gubernur Ahmad Lutfi saat perayaan HUT Jateng ke-81 di Alun-Alun Kabupaten Boyolali kemarin.
Bupati Demak dr Eisti'anah merasa bangga karena Kabupaten Demak menjadi salah satu dari 10 kabupaten/kota di Jateng yang menerima penghargaan. Sembilan daerah lainnya yakni Kota Surakarta serta Kabupaten Kudus, Kendal, Sragen, Semarang, Batang, Blora, Cilacap, dan Temanggung.
"Alhamdulillah. Tentu ini prestasi yang membanggakan bagi kami di Pemkab Demak. Ini menjadi semangat kita untuk terus melayani masyarakat,"katanya.
Kepala Bapperida Masbahatun Niamah yang turut mendampingi Bupati mengatakan, capaian ini tidak lepas dari kontribusi seluruh jajaran Pemkab Demak, khususnya Bapperida serta perangkat daerah yang terlibat dalam penyediaan data, penyusunan laporan, analisis, hingga proses presentasi dan wawancara.
“IDSD tidak hanya menjadi angka atau ukuran tingkat daya saing daerah, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk melihat kekuatan dan kelemahan daerah. Dengan demikian, data IDSD dapat menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan dan strategi pembangunan yang lebih efektif,"katanya.
Menurutnya, keberhasilan Kabupaten Demak masuk dalam TOP 10 Apresiasi IDSD Jateng Tahun 2026 merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan daya saing daerah melalui inovasi, kolaborasi, dan pembangunan yang berkelanjutan.(hib)
Editor : Tasropi