RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Pemkab Demak melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinakerin) menggelar job fair 2026.
Job fair kali ini membuka 2.480 lowongan kerja dari 30 perusahaan di Kabupaten Demak.
Kepala Dinakerin Agus Kriyanto mengatakan, jobfair memberikan kesempatan bagi para pencari kerja untuk bisa terserap kerja di berbagai perusahaan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Agenda Tahunan, Setya Arinugroho Minta Job Fair Banyumas Diikuti Evaluasi Pasca-Acara
"Setidaknya, job fair ini bisa menjadi sarana mengurangi angka pengangguran di Demak yang kini mencapai 32.500 orang,"katanya.
Meski ekonomi sedang sulit, banyak perusahaan yang tetap bertahan. Bahkan, tetap ada yang membutuhkan tenaga kerja baru fresh graduate.
"Perusahaan tetap bertahan. Hingga kini belum ada laporan pemutusan hubungan kerja (PHK). Yang ada itu tenaga kerja yang pensiun karena faktor usia,"jelasnya.
Menurutnya, daripada mem PHK karyawan, perusahaan lebih memilih mengurangi jam kerja. Bupati Demak dr Eisti'anah berharap, jobfair bisa mengurangi pengangguran.
Baca Juga: 38 Ribu Pekerja Terserap, Pengangguran Langsung Anjlok Hampir 3 Persen!
"Kita inginkan agar perusahaan menyerap tenaga kerja lokal. Dengan demikian, angka pengangguran bisa berkurang,"katanya.
Menurutnya, Kabupaten Demak merupakan daerah di Jateng yang dipilih sejumlah investor asing untuk menanamkan modalnya.
Karena itu, baik tekhnologi maupun tenaga kerja yang dibutuhkan masih ada yang pakai tenaga kerja asing.
"Kalau soal ini, tenaga kerja asing masih dibutuhkan. Yang penting, bagaimana mereka juga bisa mentransfer tekhnologi dab ilmunya untuk ditularkan ke tenaga lokal,"ujarnya.
Transfer tekhnologi dan ilmu dinilai sangat penting agar penguasaan tenaga lokal terhadap tekhnologi tersebut bisa terwujud.(hib)
Editor : Tasropi