LKP Dimy Motor Demak Kembali Cetak Wirausahawan Muda Berbakat di Bidang Otomotif Perbengkelan
Wahib Pribadi• Senin, 8 Juni 2026 | 15:00 WIB
Pimpinan LKP Dimy Motor, Moh Dimyati didampingi Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dindikbud Demak, Dwi Isnaini Saparwati, menyerahkan ATK dan perlengkapan kepada peserta pelatihan. (Wahibpribadi)
RADARSEMARANG.ID, DEMAK- Upaya mencetak wirausahawan muda bidang otomotif perbengkelan terus dilakukan oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Dimy Motor Kalikondang, Demak.
Dengan disupport pendanaan dari APBN melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen R,I, lembaga ini kembali menggelar Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026.
Kursus dan pelatihan diikuti sekitar 25 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Demak. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Pimpinan LKP Dimy Motor, Moh Dimyati menyampaikan, tahun ini lembaganya kembali memperoleh kategori Platinum, level tertinggi dalam pelaksanaan Program PKW.
Pada kategori tersebut, setiap peserta akan memperoleh satu paket peralatan usaha untuk mendukung pembukaan usaha mandiri setelah menyelesaikan pelatihan.
“Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi sebuah pancingan bagi masyarakat agar mampu mandiri. Selain pembelajaran teknis selama 350 jam pelajaran, peserta juga mendapatkan materi kewirausahaan, literasi keuangan, perizinan usaha, hingga akses permodalan,”katanya.
Dalam pelaksanaan program ini, LKP Dimy Motor menggandeng berbagai mitra, mulai dari forum UMKM, perbankan, hingga pelaku usaha lainnya. Peserta juga akan dibantu dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan identitas usaha guna memperkuat legalitas usaha yang akan dirintis.
Peserta program berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Demak, seperti Guntur, Karangawen, Gajah, Wonosalam, hingga wilayah perkotaan. Selama ini tingkat keberhasilan lulusan program dinilai sangat tinggi, mencapai 90 hingga 100 persen.
Banyak alumni yang kini berhasil membuka bengkel sendiri di daerah asalnya, bahkan sebagian mengembangkan usaha hingga luar Jawa seperti Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.
Dengan dimulainya Program PKW 2026, LKP Dimi Motor diharapkan kembali melahirkan wirausaha-wirausaha muda baru di bidang otomotif yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Demak.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Dwi Isnaini Saparwati, memgatakan, PKW merupakan program yang berorientasi pada pembentukan wirausaha baru melalui pemberian pelatihan dan bantuan modal usaha.
“Melalui program ini, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga dibekali peralatan usaha sebagai modal awal untuk merintis usaha mandiri. Harapannya mereka mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”jelasnya.
Dia menambahkan, LKP Dimy Motor termasuk salah satu lembaga kursus yang dinilai sehat dan berkinerja baik sehingga secara konsisten memperoleh kepercayaan dari pemerintah pusat. Bahkan di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, lembaga tersebut tetap berhasil mendapatkan program bantuan.
“Di Demak ada sekitar 25 LKP yang aktif dan sehat. Tidak semuanya lolos mendapatkan bantuan tahun ini. , Namun, Dimy Motor tetap dipercaya karena kualitas dan keberhasilannya yang sudah terbukti,” katanya. (hib)