RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Komisi X DPR RI bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan pelatihan bagi ibu-ibu di Demak dengan keahlian pembuatan kosmetik dan skincare sebagai rangkaian perawatan kesehatan kulit yang menjadi kebutuhan dasar tiap keluarga.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi NasDem dapil Jateng (Demak, Kudus, Jepara), Lestari Moerdijat menyampaikan, pelatihan tentang pembuatan kosmetik dan skincare ramah lingkungan ini bisa menjadi bekal bagi ibu rumah tangga di Demak.
"Pelatihan dari BRIN kerjasama dengan Komisi X ini merupakan bagian dari agenda penting untuk desiminasi atau publikasi penelitian yang dilakukan BRIN untuk kepentingan masyarakat. Salah satu yang menjadi tema pelatihan adalah kosmetik yang berkaitan dengan perawatan kulit,"katanya.
Lestari Moerdijat menambahkan, kosmetik dan skincare telah menjadi kebutuhan utama bagi perempuan. Meski demikian, harga kosmetik dipasaran tidaklah murah. Karena itu, harga yang tidak murah harus bisa disikapi dengan bijak melalui pemberdayaan masyarakat dibidang kosmetik dan skincare.
"Kita tahu bahwa pekembangan teknologi dan media sosial juga begitu masif. Kondisi ini membuat masyarakat mudah mengakses penawaran kosmetik yang dibutuhkan. Hanya saja, belum tentu terpenuhi standar keamanannya,"jelasnya.
Lestari mengatakan, kehadiran peneliti BRIN yang memberikan pelatihan tentang kosmetik bagi warga Demak ini sangat dibutuhkan.
Sebab, dengan bekal skill yang memadai, peserta pelatihan bisa memproduksi sendiri kosmetik dari bahan yang ramah lingkungan, teruji secara klinis dan aman bagi kulit sekaligus bisa menekan biaya.
Baca Juga: Jangan Asal Beli! Begini 4 Cara Mengecek BPOM Kosmetik dan Skincare Asli atau Palsu
"Selain bisa memproduksi sendiri dengan bekal kemampuan yang diasah, peserta dapat manfaat ekonomi. Syukur-syukur mereka bisa produksi jadi UMKM,"katanya.
Menurutnya, bahan baku kosmetik yang melimpah dilingkungan sekitar akan memudahkan memproduksi sesuai tata cara yang benar, secara sederhana dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
"Pelatihan ini memang dihadirkan sebagai wujud kepedulian kita dalam memberdayakan masyarakat agar mereka mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik dalam memproduksi kosmetik ramah lingkungan. Dan, skill mereka nanti bisa terus ditingkatkan,"ujarnya.
Pelatih dari BRIN, Nurul Arfiyanti Yusuf mengatakan, banyak bahan baku kosmetik dan skincare yang bisa dimanfaatkan. Karena itu, pelatihan ini diharapkan bisa menjadi bekal yang memadai bagi peserta pelatihan pembuatan kosmetik di Demak.
"Kita berharap, pelatihan pembuatan kosmetik bermanfaat bagi ibu rumah tangga di Demak. Kita sangat support ini bisa berkembang dikemudian hari,"katanya.(hib)
Editor : Tasropi