Delapan Desa di Karangtengah Masih Terimbas Banjir Trimulyo Guntur

Wahib Pribadi • Dipublikasikan Jumat, 10 April 2026 | 16:47 WIB
Sekolah SMPN 1 Karangtengah Demak masih kebanjiran. (Wahibpribadi)
Sekolah SMPN 1 Karangtengah Demak masih kebanjiran. (Wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Karangtengah Demak ikut terkena imbas jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur Demak.

Camat Karangtengah, Maftukhah Kurniawati mengatakan, diwilayahnya ada 8 desa yang terdampak banjir.

Yaitu, Desa Ploso, Grogol, Pulosari, Dukun, Karangsari, Sampang, Pidodo, dan Kliteh.

Baca Juga: Gandeng Lintas Pihak, Pemprov Jateng Siapkan Solusi Permanen Banjir Demak

"Yang terdampak banjir rata-rata sawahnya. Untuk tanaman yang terkena banjir sudah kita sampaikan ke Dinas Pertanian,"katanya. 

Humas SMPN 1 Karangtengah, Heri Kuntolo mengatakan, hingga kini sekolah tempatnya memgabdi masih terendam air imbas banjir Trimulyo.

"Sudah kita lakukan penyedotan tapi masih belum bisa tuntas. Ruang kantin sekolah masih terendam air,"jelasnya.

Menurutnya, sejak kebanjiran para siswa belajar dengan sistem jarak jauh. 

"Yang berangkat mereka yang ikut ujian kemampuan akademik saja. Terpaksa pake sandal ,"jelasnya. (hib)

Editor : Tasropi
SMPN 1 Karangtengah tanggul sungai Tuntang kemampuan akademik