Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Siapkan Anggaran Rp 50 Miliar Untuk Normalisasi Sungai Tuntang

Wahib Pribadi • Kamis, 9 April 2026 | 09:53 WIB

Bupati Demak dr Eisti
Bupati Demak dr Eisti'anah menyerahkan bantuan untuk warga korban banjir Trimulyo Guntur kemarin.(Wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Sungai Tuntang yang melalui wilayah Kabupaten Demak menjadi ancaman tiap tahun bagi warga sepanjang sungai tersebut. Sebab, ketika hujan deras berpotensi meluap dan tanggul jebol.

Mensikapi masalah ini, Bupati Demak dr Eisti'anah menyampaikan rencana normalisasi sungai tersebut. Menurutnya, tahun 2026 ini ada anggaran Rp 50 miliar.

"Tahun ini ada anggaran Rp 50 miliar untuk (normalisasi) Sungai Tuntang tapi spot by spot,"katanya disela menyalurkan bantuan korban banjir di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur kemarin.

Baca Juga: Gandeng Lintas Pihak, Pemprov Jateng Siapkan Solusi Permanen Banjir Demak

Bupati menambahkan, normalisasi sangat dibutuhkan meski demikian hal itu menjadi kewenangan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana.

"Tentu kami tidak bisa menunggu lama (terkait normalisasi itu). Sebab, korbannya masyarakat Demak. Hilir banyak sungai ada di Demak,"jelasnya.

Menurutnya, normalisasi Sungai Tuntang juga menjadi pertimbangan lantaran didalamnya ada sungai Gendong sepanjang 8 km. Karena itu, selain normalisasi juga perbaikan tanggul sungai,"katanya.

Terkait tanggul jebol, progres penutupan hingga kemarin masih terus dilakukan pihak BBWS.

Baca Juga: Tanggul Sungai Tuntang Grobogan Retak, Pemprov Jateng Minta BBWS Percepat Perbaikan

"Beberapa eskavator (alat berat) sudah diterjunkan ke lokasi. Kita berharap penutupan tanggul bisa segera selesai,"ujarnya.

Soal rumah warga korban banjir yang hanyut, Pemkab Demak akan membangunnya dan warga tinggal menempati. 

"Rumah yang rusak berat (7 rumah) sudah dibantu provinsi. Sedangkan, rumah yang hilang (12 rumah dan rusak ringan 9 rumah) kita bantu bangun dan perbaiki,"kata bupati.

Pembangunan rumah hilang lamgsung dieksekusi dan butuh wkatu satu minggu.

Selain bantuan pembangunan rumah, Pemkab Demak bersama Baznas Demak juga membantu sembako dan kebutuhan warga korban banjir lainnya. 

"Baznas membantu biaya pembuatan pondasi 12 rumah yang hilang dan sembako,"jelas Ketua Baznas Demak Bambang Soesetiarto.(hib)

Editor : Tasropi
#Sungai Tuntang #Bupati Demak dr Eisti’anah #Normalisasi Sungai #Korban Banjir