RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Anggota Komisi VII DPR RI Andhika Satya W Pangarso mendorong sekaligus mendukung upaya Dinas Pariwisata Pemkab Demak dalam pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) terkait dengan potensi wisata religi dan desa wisata di Kabupaten Demak.
Dukungan pengembangan UMKM wisata itu diperlukan agar peluang wisata di Kota Wali bisa terus digali demi memajukan pembangunan daerah, utamanya dibidang ekonomi.
"Kita bersama Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata Kabupaten Demak terus berusaha melakukan optimalisasi pariwisata, utamanya peran masyarakat dalam meningkatkan ekonominya melalui UMKM,"katanya disela mengisi acara pariwisata di Hotel Amantis Demak, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema optimalisasi kemitraan UMKM dalam rantai pasok event MICE di Kabupaten Demak ini dihadiri para pelaku usaha wisata dan masyarakat lainnya.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin pariwisata menjadi bagian penting dalam membangun daerah. Apalagi, di Demak ini ada wisata religi yang juga ditopang oleh desa wisata. Tentu, harus dikembangkan lagi,"katanya.
Dia menambahkan, keikutsertaan masyarakat dalam membangun wisata diharapkan dapat menjadi multiplayer effect bagi ekonomi daerah.
"Terkait dengan pengembangan wisata ini, peran UMKM sangat penting dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar,"ujarnya.
Karena itu, selaku anggota DPR RI, pihaknya bersama Kementerian Pariwisata akan memfasilitasi pengembangan wisata, utamanya desa wisata di Kabupaten Demak.
"Kita berikan pelatihan-pelatihan agar pelaku UMKM bersemangat dalam mendukung pengembangan wisata ini,"jelasnya.
Selain itu, juga akan ada kegiatan yang sifatnya memberikan kesadaran bagi masyarakat tentang literasi wisata.
Dengan mensosialisasikan pariwisata, maka pemahaman masyarakat dalam pengembangan wisata juga meningkat.
Asisten Deputi Kementerian Pariwisata, Fransiscus Handoko menyampaikan, banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan di Demak.
Sebab, cakupan wisata dalam konteks MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) sangat luas.
Dalam wisata MICE ini, maka segmen pariwisata fokus pada bisnis yang menggabungkan rapat atau konvensi profesional, perjalanan insentif dan pameran.
Wisata MICE ini berpotensi menjadi industri yang dapat mendorong meningkatnya ekonomi daerah dengan didukung infrastruktur pusat konvensi dan perhotelan.
"Banyak potensi yang dapat dikembangkan, termasuk even wissta rekreasi. Yang pasti, di Demak ini ada wisata religi yang kaya dengan sejarah sehingga inipula yang membedakan dengan daerah lain,"katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Emdah Cahya Rini mengatakan, selain wisata religi yang mampu menyedot jutaan pengunjung atau peziarah, pihaknya juga terus mengembangkan desa wisata sebagai penopang wisata religi.
"Kita turut mendorong pengembangan UMKM wisatanya juga. Bagaimana kuliner asli Demak juga bisa dikenal publik. Seperti nasi kropohan, nasi ndoreng, jamu coro dan lainnya. Dengan demikian, ini akan berdampak pada kemajuan ekonomi masyarakat,"ujarnya.(hib)
Editor : Tasropi