Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bupati Demak Tinjau Lokasi, Jalan Beton Putus Akan Disambung Jembatan Sementara

Wahib Pribadi • Rabu, 18 Februari 2026 | 08:07 WIB
Bupati Demak dr Eistianah meninjau lokasi dampak tanggul sungai Tuntang yang jebol di Kebonagung  (Wahibpribadi)
Bupati Demak dr Eistianah meninjau lokasi dampak tanggul sungai Tuntang yang jebol di Kebonagung (Wahibpribadi)

 RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Bupati Demak dr Eisti'anah meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung Demak, Selasa (17/2/2026).

Kedatangan bupati bersamaan dengan kunjungan Gubernur Jateng Ahmad Lutfi yang juga melihat dampak banjir di lokasi kejadian tersebut.

Untuk menormalisasi jalan yang tertimbun lumpur bawaan banjir, Gubernur Jateng Ahmad Lutfi meminta Bupati Demak Eisti'anah dan Pemkab Grobogan dibantu pihak kepolisian dan kodim agar memasang jembatan sementara diruas jalan penghubung Semarang-Grobogan tersebut. 

 Jembatan sementara diperlukan agar jalan yang terputus bisa terhubung kembali. Apalagi, menjelang puasa Ramadan dan memenuhi kebutuhan menyambut lebaran Idul Fitri kondisi jalan harus dalam keadaan baik untuk arus mudik.

"Ibu bupati Demak tolong nanti dipasang jembatan sementara. Setuju ya?,"tanya gubernur.

Bupati Demak Eisti'anah sepakat dipasang jembatan sementara agar arus lalulintas dari Semarang ke Grobogan yang melalui wilayah Kebonagung Demak dapat kembali normal.

"Setuju pak gubernur,"ujar bupati.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang dilapangan, saat tanggul Sungai Tuntang jebol, air bah langsung menerjang jalan beton di ruas Gubug-Kebonagung-Godong tersebut.

Bahkan, lantaran alirannya sangat deras, air bisa memutus konstruksi jalan beton dan menggerus landasan beton cukup dalam.

Akibatnya, permukaan jalan beton putus tidak bisa dilalui kendaraan. Tumpukan lumpur juga menutup jalan cukup tebal.

Untuk membersihkan lumpur ini, petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD dan tim SAR bersama-sama gotong royong menyemprotkan air dengan tekanan tinggi agar tanah liat yang menempel di jalan bisa dibuang ke tepi jalan.

"Kita koordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan darurat pasca jebolnya tanggul Sungai Tuntang ini. Kita tangani secepatnya,"kata bupati didampingi Sekda Ahmad Sugiharto.

Menurutnya, jebolnya tanggul sungai yang menyebabkan banjir bandang tersebut telah diusulkan sebagai kejadian bencana.

Dengan demikian, diharapkan dapat penanganan yang lebih maksimal. Termasuk penambalan tanggul yang jebol.

Kapolres Demak AKBP Samelino mengatakan, hingga kemarin semua pihak masih proses menangani dampak tanggul jebol. 

"Semua masih bekerja. Tentu, kita berharap arus lalulintas bisa segera normal kembali setelah pembersihan lumpur dan penanganan jalan yang putus dilakukan,"jelasnya.

Lantaran jalur Kebonagung tidak dapat dilalui kendaraan, maka arus lalulintas dari arah Grobogan ke Semarang dan sebaliknya untuk sementara melalui jalur Godong-Demak-Semarang dan sebaliknya.

Kades Kebonagung Turyadi mengungkapkan, ada sekitar 6 ribu warganya yang terdampak banjir jebolnya tanggul sungai Tuntang. 

"Ada sejumlah pengungsi yang sedang kita tangani. Kita koordinasi dengan pihak terkait,"jelasnya. Selain merendam rumah warga juga laham pertanian kebanjiran.(hib)

Editor : Tasropi
#BUPATI DEMAK #TANGGUL JEBOL #Kapolres Demak