Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Polres Demak Tangani 1.245 Perkara Selama 2025

Wahib Pribadi • Jumat, 2 Januari 2026 | 10:36 WIB
Kapolres Demak AKBP Cahya Nugraha paparan akhir tahun 2025.(wahibpribadi)
Kapolres Demak AKBP Cahya Nugraha paparan akhir tahun 2025.(wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Polres Demak menggelar evaluasi akhir Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi kinerja kepolisian kepada publik.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak, Selasa (30/12/2025).

Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha dalam paparannya menyampaikan dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang 2025.

Dia menyebutkan, total kasus kejahatan pada 2025 tercatat sebanyak 1.245 perkara, meningkat 9,79 persen dibanding tahun 2024 yang berjumlah 1.134 kasus.

Meski demikian, tingkat penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan sebesar 8,29 persen atau sebanyak 81 kasus.

“Peningkatan jumlah kasus tetap kami imbangi dengan peningkatan kualitas penyelidikan dan penyidikan, sehingga angka penyelesaian perkara juga ikut naik,” ujar AKBP Ari Cahya Nugraha.

Sementara itu, pelanggaran Penyakit Masyarakat (Pekat) pada 2025 mengalami penurunan signifikan.

Tercatat sebanyak 1.708 pelanggaran, turun 83,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2.038 pelanggaran.

Namun, gangguan terhadap ketenteraman dan ketertiban umum justru mengalami kenaikan sebesar 3,88 persen dengan total 103 gangguan.

“Penurunan pelanggaran pekat ini merupakan hasil dari kegiatan preventif, patroli rutin, serta kerja sama aktif dengan masyarakat,” kata Kapolres.

Di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polres Demak juga mencatat tren positif.

Jumlah penindakan tilang lalu lintas menurun 62 persen dari 10.686 penindakan pada tahun 2024 menjadi 4.046 penindakan pada 2025.

Teguran lalu lintas pun menurun 52 persen, dari 16.925 menjadi 8.736 penindakan.

“Penurunan angka pelanggaran lalu lintas menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus keberhasilan pendekatan edukatif yang kami lakukan,” jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus narkoba, Polres Demak berhasil mengamankan 69 tersangka dengan barang bukti narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya dalam jumlah besar.

Menurut Kapolres, pemberantasan narkoba menjadi salah satu fokus utama kepolisian karena dampaknya yang luas terhadap generasi muda.

“Narkoba adalah musuh bersama. Kami berkomitmen melakukan penindakan tegas sekaligus pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat,”kata dia.

Selain itu, selama 2025 Polres Demak juga melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan sasaran premanisme dan minuman keras. Dari kegiatan tersebut, polisi mengamankan 3.552 botol minuman keras dan 368 pelaku premanisme untuk dilakukan pembinaan.

Kapolres juga memaparkan sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap sepanjang 2025, di antaranya jaringan uang palsu di Kecamatan Gajah, kasus kekerasan dalam rumah tangga di Kecamatan Sayung, hingga tindak pidana pembunuhan dan pengeroyokan di sejumlah wilayah.

“Setiap kasus menonjol kami tangani secara profesional dan transparan agar memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam mendukung program nasional, Polres Demak turut berperan aktif melalui Program Mageri Segoro atau Pagar Laut dengan penanaman mangrove. Di Kabupaten Demak, sebanyak 12.500 pohon mangrove telah ditanam melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Demak dan berbagai pihak.

“Program ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir,” kata Kapolres.

Di bidang ketahanan pangan dan pengendalian inflasi, Polres Demak juga terlibat dalam penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bekerja sama dengan Perum Bulog.

Hingga akhir 2025, di wilayah Demak telah disalurkan sebanyak 201.542 paket atau setara 1.007,71 ton beras.

“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kapolres Demak menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan atas sinergi yang terjalin selama ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Demak, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh stakeholder atas dukungan dalam menjaga kamtibmas. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan. Ke depan, kami berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih baik dan profesional,”katanya.(hib)

Editor : Tasropi
#Polres Demak #penyakit masyarakat #Kapolres Demak #Kamtibmas