Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pameran Keris, Tampilkan Koleksi Presiden Prabowo hingga Karya Empu Supo

Wahib Pribadi • Jumat, 28 November 2025 | 20:46 WIB
Wabup Muhamad Badrudin meninjau pameran keris di Pendopo.(wahibpribadi)
Wabup Muhamad Badrudin meninjau pameran keris di Pendopo.(wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Pemkab Demak menggelar pameran keris nusantara di Pendopo setempat selama tiga hari. Pameran berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat.

Kegiatan ini selain menjadi rangkaian Haul Raden Fatah juga dalam rangka memperingati 20 tahun penetapan keris sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO.

Sejumlah tokoh dan pegiat budaya nasional turut hadir, termasuk pemerhati keris.
Sekda Pemkab Demak, Ahmad Sugiharto mengatakan, pameran tidak hanya menampilkan koleksi para perajin dan kolektor lokal, tetapi juga memperlihatkan sejumlah pusaka milik Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Dua keris karya Empu Supo menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. Meski demikian, Sugiharto mengaku tidak mengetahui detail lengkap mengenai keris milik Presiden Prabowo.

“Tadi dari relief warongkonya terlihat ada relief Ramayana. Keris itu dimiliki sebelum beliau menjadi presiden,”ujar Sugiharto.

Sebagai pameran perdana, kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat Demak.

Sugiharto berharap, ajang ini dapat kembali mengangkat nilai budaya keris, sekaligus mengikis kesan mistis yang selama ini melekat pada pusaka tersebut.

“Keris harus dipandang sebagai nilai budaya yang wajib diuri-uri, terlebih oleh masyarakat Demak. Demak ini gudangnya budaya sejak dahulu kala,”katanya.

Acara ini juga menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali tradisi perkerisan di Demak.

Panitia mendorong komunitas Sapu Jagat agar semakin aktif mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya keris.

Salah satu empu lokal, Ismail dari Karanganyar, turut ambil bagian dengan memamerkan karya Wedung Pusaka, pusaka khas Demak yang belum lama ini dijadikan suvenir resmi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pameran tersebut diikuti lebih dari 20 peserta dari berbagai daerah, seperti Tegal, Pemalang, Grobogan, Boyolali, dan sejumlah daerah lainnya.

Total keris yang dipamerkan mencapai lebih dari 100 bilah.

Sugiharto menargetkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk mengangkat kembali kejayaan budaya Demak, yang historisnya merupakan pusat kerajaan Islam pertama di Jawa.

“Melalui keris, kami berharap budaya Demak semakin terangkat, tentu bukan dari unsur kleniknya, tetapi melalui nilai budayanya,”jelasnya.

Salah satu ciri khas yang diperkenalkan dalam pameran ini adalah warangka (sarung keris) khas Demak, yaitu warongko wulan tumanggal, yang berbentuk menyerupai bulan sabit. Warangka ini menjadi identitas penting yang ingin diperkenalkan sebagai ciri khas Demak, berbeda dari gaya Solo maupun Yogyakarta.(hib)

Editor : Tasropi
#Menteri Kebudayaan Fadli Zon #pameran keris #Pemkab Demak