RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Pemkab Demak menggelar pameran perumahan Tingkat Kabupaten tahun 2025 untuk mendukung program nasional 3 juta rumah untuk warga.
Pameran ini juga sebagai upaya mempertemukan para pengembang dengan masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Bupati Demak Eisti’anah menegaskan komitmen mendukung program untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Subsidi perumahan sangat membantu masyarakat. Dengan bunga hanya 1 persen dan tenor hingga 20 tahun, masyarakat dapat memiliki rumah dengan cicilan terjangkau," ujar bupati disela membuka pameran perumahan dihalaman Sport Center.
Ia menambahkan, sejumlah bank BUMN kini berlomba-lomba memberikan fasilitas pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Bupati juga menyoroti munculnya sejumlah pembangunan perumahan ilegal yang berdiri di lahan tidak sesuai peruntukan.
“Biasanya masalahnya ada pada lahan. Kami bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perkim akan memberikan sanksi administratif serta teguran sesuai dengan peraturan yang berlaku,”katanya.
Eisti’anah mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam membeli rumah serta memastikan legalitas pengembang dan status lahan agar tidak dirugikan di kemudian hari.
“Kalau lahannya ilegal, masyarakat nanti tidak bisa mendapatkan sertifikat. Kasihan masyarakatnya,” ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi pembangunan perumahan ilegal kepada Dinas Perkim Kabupaten Demak agar dapat segera ditindaklanjuti.
Plt Kepala Dinperkim Demak Nanang Tasunar menyampaikan, pameran perumahan tahun ini merupakan gelaran kedua yang diikuti oleh 16 pengembang properti ternama, serta partisipasi empat bank, dua BUMD, dan sejumlah pelaku UMKM.
Mereka menawarkan berbagai pilihan hunian, baik rumah subsidi maupun komersial, dengan skema pembayaran fleksibel, termasuk tunai dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
“Pameran ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan oleh Kabupaten Demak. Tahun ini kami memilih lokasi di area luar gedung. Kalau tahun lalu di Wisma Halim, kali ini di Sport Center Demak. Kegiatan berlangsung hingga 28 Oktober 2025,” jelas Nanang.
Menurutnya, Demak Expo Perumahan 2025 diselenggarakan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat untuk membangun 3 juta rumah serta menuntaskan backlog perumahan di Kabupaten Demak.
“Melalui pameran ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki rumah impian dengan harga terjangkau,”katanya. (hib)
Editor : Tasropi