RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Pemkab Demak berupaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyelenggaraan Job Fair 2025.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinakerin) Pemkab Demak, Agus Kriyanto mengatakan, kegiatan job fair ini menjadi momentum penting dalam upaya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Demak mencapai 33 ribu orang atau 4,75 persen dari 695.174 orang angkatan kerja.
Sedangkan, ekonomi tumbuh 5,06 persen. Job fair ini menyediakan 1.811 lowongan kerja untuk dunia industri.
"Kita terus berusaha menekan angka pengangguran di Kabupaten Demak,"jelasnya.
Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin menyampaikan, ketenagakerjaan merupakan isu sentral dalam pembangunan daerah.
Ketersediaan lapangan kerja yang luas, produktif, dan layak sangat menentukan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“Job fair ini merupakan langkah nyata pemerintah Kabupaten Demak dalam menekan angka pengangguran dan menjembatani pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja,”katanya saat membuka kegiatan Job Fair di Panggung Kesenian Demak, kemarin.
Dia menambahkan, kegiatan ini memberikan manfaat langsung, baik bagi pencari kerja yang bisa memperoleh informasi lowongan secara terbuka, maupun perusahaan yang bisa merekrut tenaga kerja sesuai kualifikasi.
Dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi digital, para pencari kerja diharapkan tidak hanya siap secara kompetensi, tetapi juga memiliki keterampilan dan daya saing yang tinggi.
Karena itu, job fair ini juga diharapkan menjadi ajang bagi para pencari kerja untuk membangun jejaring, menggali informasi, dan meningkatkan kapasitas diri.
Badruddin turut mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, dan dunia pendidikan guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkesinambungan.
Badruddin memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan Job Fair 2025 ini.
Dia optimistis bahwa kegiatan ini mampu menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Demak secara signifikan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja yang sesuai dengan kompetensinya.
Bupati Demak dr Eisti'anah mengungkapkan, ketenagakerjaan merupakan salah satu isu penting dalam pembangunan daerah.
Tersedianya lapangan kerja yang luas, produktif, dan layak akan sangat menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Pada moment ini, para pencari kerja dapat mengetahui secara langsung informasi lowongan pekerjaan yang ada.
Sedangkan bagi pihak perusahaan, kegiatan ini dapat digunakan untuk menyerap tenaga kerja sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan, sehingga mampu mendorong kemajuan perusahaan.
"Saya berharap, seluruh perusahaan agar dapat memberikan peluang dan kesempatan yang seluas-luasnya kepada para pencari kerja, sehingga upaya kita dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai. Termasuk tenaga kerja dengan kebutuhan khusus (disabilitas),"katanya. (Adv/3.530 karakter/hib)
Editor : Tasropi