Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Banjir Rob Demak Tak Kunjung Usai, Aktivis Desak Pemprov Jadikan Penanganan Bencana Skala Nasional

Aby Genta Putra Prasetya • Selasa, 27 Mei 2025 | 01:42 WIB
Potret : Banjir yang menggenangi sebagian besar wilayah Demak
Potret : Banjir yang menggenangi sebagian besar wilayah Demak

RADARSEMARANG.ID - Permasalahan banjir yang hingga kini masih menggenangi wilayah-wilayah di Demak dan sebagian Kota Semarang.

Tentu hal ini menjadi polemik dan dapat berbahaya bagi masyarakat yang aktivitas sehari-harinya terganggu oleh banjir tersebut.

Beberapa upaya telah dilakukan pihak berwajib dan masyarakat untuk meminimalisir genangan yang terus merambat ke jalanan hingga perumahan warga.

Setelah kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di Demak untuk mengecek kondisi serta keluhan masyarakat akibat banjir (25/5).

Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa pihak Pemprov Jateng telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk penanganan banjir tahunan yang menggenangi wilayah Pantura ini.

Bersama dengan Kementerian PU, Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa solusi jangka panjang dari permasalahan ini adalah pembangunan proyek giant sea wall atau tembok laut di pesisir utara Jawa.

Proyek ini diketahui sudah masuk ke dalam Projek Strategis Nasional (PSN) yang diperkirakan akan rampung pada 2027 nantinya.

BEM KM Unissula meminta agar mereka dan beberapa perwakilan warga dari Genuk, Kaligawe, Sayung, Demak beserta aktivis lingkungan diikutsertakan atas koordinasi kepada pusat dari Pemprov Jateng.

Hal ini bertujuan agar proses koordinasi dilakukan kepada Pemerintah Pusat dilakukan dengan transparan dan disertai pengawalan yang berkelanjutan.

Selain itu, BEM KM juga meminta agar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendesak Pemerintah Pusat untuk menjadikan masalah ini sebagai Penanganan Nasional Skala Prioritas, karena banjir ini merupakan bencana nasional.

Pernyataan ini merupakan buntut dari kekecewaan masyarakat sebab sejak lama dan telah silih berganti pemimpin daerah tetap saja permasalah banjir Demak tidak pernah selesai tuntas.

Menurut pernyataan BEM KM Unissula, pihak Pemprov sebenarnya telah memberikan jawaban terkait permasalahan ini.

Baca Juga: Ingin 'Hengkang' dari Demak, Warga Sayung Kesal Akibat Masalah Banjir Pantura Tak Kunjung Usai

Kabarnya Pemprov Jateng baru akan memulai koordinasi dengan PUPR, BBWS, Pemkot Semarang dan Pemkab Demak pada hari Senin (26/5).

Dari pihak Pemprov Jateng, solusi jangka pendek bagi Rob Demak adalah dengan memompa air kembali untuk mengurangi debit banjir.

Sedangkan untung solusi jangka panjangnya, seperti disebutkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi akan membangun Giant Sea Wall bersama koordinasi dari pemerintah pusat.

Namun sebagian masyarakat dan juga pihak aktivis lingkungan menganggap hal ini belum menyelesaikan permasalahan banjir bagi masyarakat Demak untuk saat ini.


Source: Radar Semarang, BEM KM Unissula

Editor : Baskoro Septiadi
#Banjir Demak Penanganan Nasional #Banjir Demak Jadikan Skala Nasional #Banjir Demak Tak Kunjung Usai #Aktivis Desak Pemprov Jateng #Banjir Demak