Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gelar Sedekah Laut, Tradisi Syawalan di Pesisir Demak Sedot Ribuan Pengunjung

Wahib Pribadi • Senin, 7 April 2025 | 23:16 WIB
Syawalan di Pantai Timbulsloko Sayung. (Wahibpribadi)
Syawalan di Pantai Timbulsloko Sayung. (Wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Tradisi syawalan di sejumlah lokasi di pesisir laut Demak hingga kini masih tetap dilestarikan. Ribuan warga turut meramaikan kegiatan tahunan tersebut.

Adapun, lokasi syawalan antara lain dilakukan di Pantai Morodemak, Kecamatan Bonang.

Kemudian, Pulau Tirang Onggojoyo di Kecamatan Wedung, Pantai Istambul di Kecamatan Karangtengah, Pantai Arnavat di Desa Surodadi Kecamatan Sayung, dan Green Garden (Degega) di Kecamatan Karanganyar.

Juga, syawalan di beberapa kolam renang di wilayah Kabupaten Demak. Lokasi-lokasi ini menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat, baik dari dalam maupun luar Demak.

Untuk menjaga keamanan syawalan ini, ratusan personel Polres Demak dikerahkan.

Pengamanan dilakukan bersama TNI dan Linmas di berbagai obyek wisata dan lokasi pelaksanaan tradisi syawalan tersebut.

Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nygraha mengatakan, salah satu tradisi syawalan yang menjadi fokus pengamanan adalah sedekah laut berupa larung sesaji yang dilakukan oleh para nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak.

Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT dan bentuk ikhtiar para nelayan dengan harapan mendapatkan keberkahan, limpahan rezeki, dan keselamatan.

Acara ini menarik banyak pengunjung, baik warga lokal maupun luar daerah, mengingat tradisi ini telah berlangsung selama ratusan tahun.

"Kita terjunkan 115 personel Polres Demak yang dibantu oleh anggota TNI dan Linmas untuk mengamankan tradisi Syawalan,"katanya.

Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung yang menikmati Syawalan.

“Tidak menutup kemungkinan momen syawalan seperti ini dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Oleh karena itu, kami tingkatkan pengawasan dan pengamanan di obyek wisata,”ujar kapolres.

Kapolres juga memberikan imbauan kepada para pengunjung dan penyelenggara obyek wisata agar para pengunjung mematuhi batas aman yang telah ditentukan oleh penyelenggara, dan orang tua agar betul-betul mengawasi anak-anaknya saat bermain air.

"Kepada penyelenggara, kami imbau untuk meningkatkan pengawasan mengingat banyaknya pengunjung,"katanya.

Luluk Masluroh dari Dinparta Demak mengatakan, tradisi syawalan memberikan kesempatan bagi warga untuk menikmati hiburan usai lebaran Idul Fitri. (hib)

Editor : Tasropi
#lebaran idul fitri #tradisi syawalan #sedekah laut #Obyek Wisata