RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata berkomitmen membantu penanganan rob dan abrasi di pesisir Kecamatan Bonang.
Karena itu, DPRD telah berkoordinasi dengan Bupati Demak agar memberikan prioritas pembangunan wilayah pesisir.
Setidaknya, sepertiga anggaran pembangunan diarahkan atau dialokasikan untuk pesisir.
"Untuk 2025 ini kita maksimalkan anggaran untuk kemaslahatan warga di kawasan pesisir, termasuk di Kecamatan Bonang. Karena itu, para kepala desa (kades) melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) harus menyusun prioritas pembangunan pesisir,"katanya.
Menurutnya, para tokoh masyarakat harus berembug bersama terkait fasilitas umum apa saja yang akan diusulkan untuk dibangun.
"Karena itu, agar pembangunan bisa dilaksanakan, maka program dalam musrenbang harus betul-betul prioritas," katanya.
Zayinul Fata menambahkan, selain sarana umum, infrastruktur sekolah di pesisir juga harus menjadi perhatian, termasuk pemukiman warga.
"Untuk mekanismenya bisa dianggarkan melalui bantuan keuangan khusus (BKK) dan belanja modal.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata juga memberikan santunan anak yatim di kampung banjir rob Desa Purworejo, Kecamatan Bonang.
Santunan disalurkan di sela acara silaturahmi dan penyampaian aspirasi penanganan banjir rob warga setempat di rumah Kades Purworejo, Rifki.
Kades Rifki menyambut komitmen Ketua DPRD H Zayinul Fata yang terus mendorong pembangunan di pesisir Bonang.
Meliputi, Desa Purworejo, Morodemak, Margolinduk, Tridonorejo, dan Gebang.
"Paling utama adalah penanganan dampak rob dan abrasi,"katanya.
Meski demikian, pemerintah desa juga berharap agar masyarakat bisa bersama-sama bersinergi dengan pemerintah agar semua bisa diatasi bersama.
"Kita berharap, jangan sampai kondisi di pesisir Bonang seperti di pesisir Sayung yang dampaknya sangat parah,"katanya.
Berbagai pihak telah membantu termasuk dalam penanaman mangrove.
Camat Bonang, Sigit Rahardjo mengungkapkan, sejumlah desa di Kecamatan Bonang terdampak rob.
Ini lantaran ada penurunan tanah. Rob membanjiri Desa Purworejo, Morodemak, Margolinduk, Tridonorejo dan Gebang.
Anak-anak sekolah sulit akses jalan saat rob tinggi.
"Rob naik karena tanah turun. Kalau jalan tol Sayung-Kaligawe jadi, maka air rob akan semakin ke timur. Tiga tahun ini saja dampaknya luar biasa. Tentu, kita tidak ingin pesisir Bonang tenggelam. Maka, kita perlu pendekatan kepada bupati maupun DPRD agar ada prioritas pembangunan di pesisir,"jelasnya.(hib)
Editor : Tasropi