RADARSEMARANG.ID, DEMAK-DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Demak secara konsisten melakukan pembinaan terhadap generasi muda.
Melalui kegiatan refleksi menuju resolusi (2024-2025), pembinaan mengusung tema menyiapkan generasi berkarakter luhur untuk Indonesia emas.
Ketua DPD LDII Kabupaten Demak, Kurniawan Arifendi menyampaikan, pembinaan terhadap generasi muda LDII dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pembekalan reflektif agar mereka selalu siap dalam menghadapi masa depan yang lebih baik.
"Generasi muda harus kita siapkan sebagai generasi yang profesional religius dan religius yang profesional,"katanya secara virtual.
Menurutnya, pembinaan merupakan bagian penting dari pembangunan wawasan kebangsaan.
"Dengan pembinaan ini, kita berharap karakter kebangsaan generasi muda kita semakin kokoh dalam menyongsong masa depan,"kata Kurniawan Arifendi yang juga menjabat sebagai Inspektur di Pemkab Demak ini.
Bupati Demak dr Eisti'anah menyambut baik upaya DPD LDII Demak yang secara kontinue memberikan pembinaan wawasan kebangsaan kepada para generasi muda.
"Sebagai kepala daerah, saya merasakan pentingnya peran masyarakat secara aktif dalam pencapaian program prioritas daerah yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,"ujar bupati dalam sambutannya
Dia menambahkan, salah satu dimensi penting pembangunan adalah aspek penyiapan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia emas 2045.
Karena itu, bupati meyakini bahwa LDII punya rencana yang baik dalam membangun karakter generasi muda bangsa yang religius serta profesional.
Bupati mengatakan, kegiatan DPD LDII Demak dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dalam menyiapkan SDM ini patut diapresiasi. Sebab, kegiatan pembinaan ini juga menghadirkan Forkopimda secara virtual.
"Kita berharap, LDII bisa fokus pada upaya pengembangan diri. Tempa karakter generasi muda sesuai bidang masing-masing secara profesional berbasiskan akhlaqul karimah sehingga berkontribusi baik untuk lingkungannya,"jelas bupati.
Bupati juga mengingatkan agar generasi muda LDII tidak terlena dan dengan bijak mensikapi berbagai informasi di media sosial (medsos).
Dengan demikian, selalu mewaspadai narasi-narasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang mencoba memecah belah bangsa.
"Generasi muda LDII Demak harus lebih mampu berperan dalam membangun daerah dan memberikan solusi yang tepat terhadap berbagai masalah yang ada di masyarakat,"ujarnya.(hib)
Editor : Tasropi