Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bentangkan Matras Bambu Perkuat Landasan Konstruksi Tol Sayung-Kaligawe, Pembebasan Lahan Sudah 98 Persen

Wahib Pribadi • Minggu, 21 April 2024 | 22:00 WIB
Pengerjaan pemasangan matras bambu di tol laut Sayung-Kaligawe (Wahibpribadi)
Pengerjaan pemasangan matras bambu di tol laut Sayung-Kaligawe (Wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, Demak - Pembangunan fisik jalan tol Demak-Semarang sesi 1 Sayung-Kaligawe hingga kini telah mencapai 5 persen. Sedangkan, pembebasan lahan mencapai 98 persen.

Karena itu, pengerjaan terus dilakukan usai lebaran Idul Fitri yang lalu.

Sebanyak 10 juta batang bambu disiapkan untuk dirakit menjadi matras dan bagian penting landasan konstruksi pembangunan jalan tol tersebut.

Humas PT Pembangunan Perumahan (PP) jalqn tol Sayung-Kaligawe, Roby Suwarna menyampaikan, pengerjaan tol telah terbagi tiga sesi. Yaitu, sesi 1 A, 1 B dan 1 C. Pembangunan ditargetkan selesai Juni 2025.

Menurutnya, sesi 1 B secara konstruksi membentang sepanjang 10 km di atas laut.

Karena itu, dibutuhkan banyak bambu sebagai landasan penguatan konstruksi.

"Bambu kita datangkan dari Wonogiri, Magelang, dan Purworejo. Bambu dirakit sedemikian rupa oleh pekerja terampil,"katanya.

Bambu yang dirakit memiliki kriteria khusus. Yaitu, lurus dengan panjang 8 meter dan diameter 8-10 cm.

Roby menambahkan, bambu selain berfungsi memperkuat fondasi konstruksi juga berperan sebagai terumbu karang pada ekosistem laut.

Untuk tol Sayung-Kaligawe di rancang dirancang antara 8-9 meter di atas permukaan laut dan terintegrasi sebagai tanggul laut.

Karena itu, jalan tol berfungsi ganda. Yaitu, sebagai jalan tol sekaligus penahan banjir rob dan gelombang laut. (hib)

Editor : Baskoro Septiadi
#tol Demak-Semarang #PEMBANGUNAN #Sayung-Kaligawe