Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Demak Dikepung Banjir, Jalan Pantura Lumpuh, Jalur Alternatif Juga Sulit Dilalui karena Terendam

Wahib Pribadi • Jumat, 15 Maret 2024 | 19:32 WIB
Kendaraan nekat melalui jalan alternatif Desa Prampelan, Kecamatan Sayung yang teremdam banjir. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Kendaraan nekat melalui jalan alternatif Desa Prampelan, Kecamatan Sayung yang teremdam banjir. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Demak - Wilayah Kabupaten Demak dikepung banjir Jumat (15/3/2024). 

Akibatnya, jalan raya alternatif ikut terendam. Kendaraan sulit melewati jalan lantaran ketinggian air mencapai antara 40 hingga 50 cm.

Ini seperti di ruas Onggorawe-Mranggen, tepatnya di wilayah Desa Prampelan, Kecamatan Sayung dan Desa Waru, Kecamatan Mranggen.

Meluapnya Sungai Dombo memperparah kondisi bencana alam tersebut. Kondisi serupa terjadi di ruas Buyaran-Karangawen.

Banjir merendam jalan raya Guntur yang menggubungkan Buyaran-Karangawen. Kendaraan kecil diminta tidak melalui jalur tersebut.

Ketinggian air mencapai 50 hingga 60 cm. Keadaan yang sama terjadi di ruas Mranggen-Semarang. Kondisi krodit. Kemacetan arus lalulintas makin parah akibat banjir. 

Kasatlantas Polres Demak AKP Lingga Ramadani mengatakan, jalan alternatif Onggorawe-Mranggen dikepung banjir.

Demikian pula jalur alternatif Buyaran-Guntur-Karangawen. "Jalan alternatif sudah dikepung banjir,"katanya.

Menurutnya, hampir semua jalan baik jalan utama maupun jalan alternatif terdampak genangan banjir. "Banjir dimana-mana. Sulit pilih jalan,"ujarnya.

Banjir hingga kini juga masih melumpuhkan jalur Pantura Demak-Kaligawe Semarang.

Di Demak bagian timur,  selain curah hujan masih tinggi, sejumlah tanggul sungai mulai jebol.

Diantaranya, tanggul Sungai Lusi di wilayah Dukuh Luwuk, Desa Sidomulyo, Kecamatan Dempet.

Air mengalir deras ke pemukiman warga. Tanggul yang sebelumnya jebol kini jebol lagi. Warga tidak mampu menangani secara manual.

Karung-karung berisi tanah hanyut diterjang air sungai. "Tanggul lama jebol lagi,"ungkap Wahyu, warga Desa Sidomulyo. 

Editor : Baskoro Septiadi
#Genangan #BANJIR #terendam #demak