RADARSEMARANG.ID, Demak - Banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Demak. Jalan-jalan terendam air banjir dengan ketinggian antara 30 hingga 50 cm.
Banjir antara lain merendam jalan raya Pantura Demak, tepatnya di wilayah Onggorawe Sayung. Akibatnya, kendaraan dari Demak ke Semarang terhambat.
Sebaliknya, kendaraan dari arah Semarang ke Demak juga terkendala banjir. Macet panjang tak terhindarkan.
Jalan-jalan alternatif seperti Onggorawe-Mranggen mengalami banjir di wilayah Desa Waru, Kecamatan Mranggen.
Sejumlah warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Demikian pula, banjir melanda ruas jalan Mranggen-Semarang.
Ketinggian air antara depan Pasar Mranggen hingga RS Pelita Anugerah Mranggen cukup tinggi 40 sampai 50 cm.
Bahkan, air juga merendam rumah sakit yang ada di tepi jalan raya Mranggen tersebut. Para pasien dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Kendaraan yang melalui ruas Mranggen-Semarang juga terjebak macet cukup panjang. Banjir tersebut akibat meluapnya Sungai Dombo yang melalui wilayah Mranggen.
Praktis, kendaraan baik yang melalui jalur Pantura Demak maupun jalur Mranggen-Semarang sama-sama terendam banjir sehingga tidak ada jalan alternatif dari Demak ke Semarang yang aman.
Banjir juga merendam pemukiman warga di sejumlah perkampungan.
Seperti di Kampung Tanubayan, Krapyak, Sampangan, Stasiun, Kauman, Setinggil, Jalan Kiai Jebat dan Perum Griya Bhakti Praja. Semua di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kots.
Sejumlah kampung tersebut terdampak banjir akibat naiknya air Sungai Kalijajar.
Di Desa Karangrejo, Kecamatan Bonang, banjir juga merendam 345 rumah warga. Ketinggian air antara 30 hingga 40 cm.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Agus Nugroho LP menyampaikan, banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi dalam tiga hari terakhir hingga mengakibatkan debit air sungai naik.
Air naik ke pemukiman di wilayah Demak. Tanggul Desa Menur, Kecamatan Mranggen sempat jebol.
"Warga korban banjir sebagian dievakuasi di Balai Desa Brumbung sebanyak 52 jiwa atau 22 KK dan di Majlis Glagah Wangi Dukuh Kalimas Mranggen sebanyak 215 jiwa atau 74 KK,"katanya.
Di Kecamatan Karanganyar, warga yang mengungsi di Masjid Al Busyro sebanyak 150 jiwa atau 37 KK. (hib/bas)
Desa terdampak banjir terbaru di Kabupaten Demak:
1. Kecamatan Mranggen: Desa Kangkung, Desa Batursari, Desa Brumbung, Desa Ngemplak, Desa Waru
2. Kecamatan Karanganyar: Desa Ketanjung, Desa Wonorejo
3. Kecamatan Karangawen: Desa Karangawen
4. Kecamatan Sayung: Desa Kalisari, Desa Karangasem, Desa Dombo, Desa Prampelan
5. Kecamatan Guntur: Desa Bumirejo, Desa Wonorejo
6. Kecamatan Demak Kota: Kelurahan Betokan, Kelurahan Bintoro, Kelurahan Kadilangu.
Editor : Baskoro Septiadi