RADARSEMARANG.ID, Demak - Banjir bandang di Demak hingga kini belum berakhir. Bahkan, air deras meluas membanjiri wilayah Kecamatan Mijen.
Air banjir tersebut merupakan limpahan dari banjir di Kecamatan Karanganyar sebelumnya.
Banjir terus meluas lantaran tanggul Sungai Cabean yang jebol masih belum diatasi secara tuntas.
Camat Mijen, Purkanto mengatakan, air datang malam hari. "Banjir besar di wilayah Kecamatan Mijen baru masuk pukul 20.00 semalam (Senin/12/2/2024)," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Menurutnya, Selasa ini (13/2/2024) baru dilakukan rapat koordinasi terkait penanganan banjir di Kecamatan Mijen tersebut.
"Kita rapatkan pukul 09.00 ini,"ujar Purkanto.
Menurutnya, akibat banjir itu, jalan raya penghubung Demak-Jepara ikut terendam. Kendaraan sulit melaju lantaran arus banjir cukup deras yang cenderung terus meninggi. Kendaraan melaju penuh hati-hati.
Seperti diketahui, jalan raya tersebut merupakan jalan alternatif pengalihan arus kendaraan saat jalan Pantura Karanganyar putus akibat banjir sebelumnya.
Kini, ruas Welahan-Trengguli tersebut juga sudah kebanjiran sehingga tidak ada lagi jalan alternatif pengalihan arus lalulintas dari Jakarta-Surabaya dan sebaliknya. (hib/bas)
Editor : Baskoro Septiadi