RADARSEMARANG.ID, Demak – Slamet Singgih, 32, warga Desa Jamus, Kecamatan Mranggen tega memukul istrinya Emy Octawati, 31 menggunakan palu hingga tewas.
Pelaku diamankan Satreskrim Polres Demak. Saat dimintai keterangan di Mapolres Demak, Singgih mengakui telah memukul kepala istrinya dengan palu.
"Seingat saya, kepalanya saya pukul tiga kali dengan palu," katanya.
Baca Juga: Sadis! Suami di Demak Pukul Istri Pakai Palu hingga Tewas, Padahal Hanya karena Masalah Ini
Usai dipukul itu, korban langsung terkapar dan kemudian ditolong orang tuanya untuk dilarikan ke Rumah Sakit Pelita Anugerah Mranggen. Lantaran luka berat di bagian kepala, korban akhirnya meninggal.
"Saya emosi. Sebelumnya sudah cekcok tentang banyak hal. Terutama masalah ekonomi keluarga. Saya bekerja sebagai tukang ojek online (ojol). Istri saya kalau dikasih uang sedikit langsung ngomel-ngomel," ungkapnya.
Singgih mengatakan, terakhir kejadian saat ia pulang kerja malam sekitar pukul 24.00 WIB.
Baca Juga: Ngeri! Sakit Hati Ditinggal Nikah, Pria di Demak Tega Bacok Pujaan Hati Pakai Kampak
"Saat itu, TV dan anak tidak ada di rumah. Tidak tahu dibawa ke mana. Istri saya tanyai tidak menjawab," katanya.
Pagi harinya, Kamis (9/11) sekitar pukul 07.30 WIB, pelaku mencoba menanyai istrinya lagi. Namun, istri hanya diam.
"Saya tanyai tidak jawab. Dengan refleks, saya pukul kepalanya dengan palu," kata Singgih.
Usai kejadian itu, Singgih mengaku masih tetap di rumahnya. Sedangkan, korban ditolong orang tuanya. "Setelah saya pukul, istri ditolong mertua saya dan adik istri saya," ujar dia.
Pelaku mengatakan, yang kerap membuatnya emosi saat masalah lama diungkit-ungkit kembali oleh istrinya.
"Kerap ungkit masalah. Akhirnya sering cekcok, banyak hal. Ya ekonomi," katanya. Singgih dan istri sudah menikah 7 tahun dengan dikaruniai dua anak.
Baca Juga: Pilkades di Demak Ricuh, Pendukung Calon Kades Saling Lempar Batu, Begini Kronologinya
"Waktu saya pukul, saya dalam keadaan sadar. Emosi sesaat. Kalau istri saya tanya dia bilang gak tahu-gak tahu. Masalah yang lama kerap diungkit. Padahal, masalah sepele," kilahnya. Saat ditanya soal kabar apakah ada wanita lain?. "Nggak," jawab Singgih. (hib/bas)
Editor : Baskoro Septiadi