Bupati Demak Eistianah menyampaikan, tanah calon lokasi terminal diserahkan ke pemerintah pusat pada 2017. Sejak itu pula, Dirjen Perhubungan Darat telah memasukkan terminal Demak menjadi program unggulan 2019-2020. “Untuk 2021 ini, dianggarkan pemerintah pusat Rp 5 miliar. Yaitu, digunakan untuk pekerjaan struktur bangunan lantai 1 dan sumur artetis,” katanya menjawab pandangan Fraksi Amanah Demokrat di gedung DPRD Demak.
Sebelumnya, pada 2018 juga dianggarkan Rp 5 miliar untuk pekerjaan urukan tanah dan fondasi. Kemudian, pada 2019, dianggarkan Rp 5 miliar untuk urukan tanah lagi, pagar panel dan fondasi. Serta pada 2020 juga dianggarkan lagi Rp 5 miliar untuk urukan tanah, pagar panel dan box culvert. “Untuk saat ini, pekerjaan fisik terminal sudah dimulai,” katanya. (hib/ton) Editor : Agus AP