RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) menyambut baik upaya Bappelitbangda Pemkab Demak yang telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang kebijakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) naik kelas, utamanya yang ada di wilayah Kedungsepur (Kendal, kabupaten Semarang, Kota Semarang, Salatiga, Demak dan Grobogan).
Kepala Dindagkop UKM Pemkab Demak Iskandar Zulkarnain melalui Kabid Koperasi UMKM, Sunarto mengatakan, dengan adanaya FGD UMKM di Kedungsepur ini, diharapkan tercetus ide dan gagasan terkait kebijakan pengembangan UMKM di tiap daerah Demak dan sekitarnya.
"Sampai sekarang, kita masih meyakini bahwa sektor UMKM menjadi sektor unggulan yang mampu bertahan jika ada krisis ekonomi. Karena itu, butuh penguatan bersama terhadap usaha UMKM yang digeluti masyarakat kecil hingga menengah,"katanya.
Acara FGD dihadiri utusan dari Bappelitbangda, Dindagkop UKM Kabupaten Demak, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Grobogan dan Kendal. Selain sebagai sarana silaturahmi, FGD juga bagian dari sarana berbagi ilmu sehingga pengelolaan kebijakan UMKM bisa semakin produktif, dan bisa naik kelas.
"Ketahanan sektor UMKM terhadap krisis ekonomi akan menjadi modal dalam mengembangkan ekonomi daerah. Termasuk dalam mengatasi masalah pengangguran dan pengentasan kemiskinan,"katanya.
Karena itu, Dindagkop UKM Pemkab Demak sebagai penjaga gawang atas pengembangan UMKM, akan salalu bersinergi dengan sektor lain yang juga menjadi program unggulan Pemkab Demak. Yaitu, sektor pariwisata, pertanian dan sektor kelautan perikanan.
Menurutnya, sektor-sektor unggulan tersebut menjadi penopang bagi perekonomian Kabupaten Demak ke depan. "Dengan adanya FGD UMKM ini, upaya pengembangan usaha kecil akan terus dilakukan Pemkab Demak bersama pemerintah daerah lain yang masuk wilayah Kedungsepur,"katanya.
Kedungsepur merupakan wilayah yang strategis secara geografis maupun ekonomi. Sebab, posisinya berada di sekitar ibu kota Provinsi Jateng atau sebagai daerah penyangga yang memiliki potensi kuat dalam pengembangan ekonomi kawasan.
Banyaknya home industri maupun industri besar yang ada di wilayah kawasan Kedungsepur juga menjadi kekuatan dalam pengembangan ekonomi daerah. Karena itu, posisi Kabupaten Demak yang memiliki UMKM sebagai sektor unggulan sangat terbantu dengan posisi sebagai daerah penyangga tersebut.
"Disinilah pentingnya FGD UMKM sehingga hambatan yang ada bisa dicarikan solusi dengan adanya kebersamaan dalam berpikir dan bertindak sebagai daerah satu kawasan. Kita cari solusi bersama-sama agar UMKM bisa naik kelas bersama,"jelasnya.(Adv/web/2.786 karakter/hib)
Editor : Agus AP