RADARSEMARANG.ID — Momen akhir bulan suci menjadi waktu terbaik untuk berdoa dengan harapan kepada Allah SWT.
Menurut beliau, Rasulullah SAW telah mengajarkan doa khusus yang dilakukan pada hari-hari terakhir Ramadan.
Doa tersebut adalah harapan agar ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah, serta agar puasa ini bukanlah puasa terakhir dalam hidup sang doa.
"Janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa terakhir dalam hidupku, jika Engkau menjadikannya (sebagai puasa terakhir)."
"Jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi, dan jangan jadikan aku sebagai orang yang Engkau jauhi," ujarnya mengutip hadis yang diriwayatkan Jabir bin Abdullah dari Nabi Muhammad SAW.
Ia juga mengatakan bahwa seluruh rangkaian ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadan menjadi bekal untuk memohon keberkahan dan penerimaan dari Allah SWT.
"Dengan ibadah yang kita lakukan, kita berharap Allah SWT menerima amal ibadah kita," katanya.
Sebagaimana doa yang diajarkan, lanjutnya, umat Muslim dapat memohon agar semua amal ibadah mereka diterima oleh Allah SWT.
Menurutnya, doa tersebut menjadi simbol kesabaran sekaligus harapan seorang muslim akan ridha Allah SWT.
"Doa-doa di akhir Ramadan harus mencakup permohonan ampunan, rahmat, serta harapan agar dapat bertemu kembali dengan Ramadhan berikutnya."
Menurutnya, dalam kitab Al-Umm, Imam Syafi’i pernah menyatakan bahwa Rasulullah SAW sering berdoa di akhir bulan Ramadhan.
Ia juga menambahkan bahwa doa di akhir Ramadan sebaiknya dilakukan dengan penuh rasa syukur atas kesempatan menjalani ibadah sebulan penuh.
Baca Juga: Waktu yang Tepat Untuk Menghindari Kemacetan Saat Mudik Lebaran Idul Fitri 2026
Momen tersebut juga menjadi pembelajaran agar umat Islam tidak menjadi orang yang merugi.
Menurut mazhab Hambali, doa akhir bulan Ramadan sangat dianjurkan dan lebih baik dilakukan dengan hati yang tunduk dan penuh rasa syukur.
Imam Ahmad bin Hanbal menyarankan agar doa ini dilakukan setelah shalat malam atau saat sahur terakhir di bulan Ramadan.
Bulan Ramadan penuh dengan amalan yang mengandung pengampunan dosa bagi umat Islam.
Karena itu, sangat disayangkan jika seseorang menghabiskan bulan Ramadan tanpa mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.
Oleh karena itu, marilah kita memanfaatkan momen akhir Ramadan ini dengan berdoa banyak kepada Allah SWT.
Agar Allah selalu memberikan kita keampunan, rahmat, dan keselamatan dari api neraka, serta menjadikan kita termasuk orang-orang yang dicintai-Nya.
Keutamaan doa akhir bulan Ramadan berharap agar umat Islam bisa kembali merasakan bulan Ramadan berikutnya.
Selain itu, ia juga menyebutkan doa tersebut sebagai sarana memohon rahmat dan berkah atas seluruh amal ibadah selama Ramadan.
Lebih dari itu, kata dia, doa akhir Ramadan juga membantu meningkatkan kesadaran spiritual serta evaluasi diri umat Islam.
Menurutnya, para ulama juga berpendapat tentang anjuran berdoa pada akhir Ramadan.
Menurut mazhab Hanafi, doa pada akhir Ramadan sangat dianjurkan sebagai bentuk penghormatan kepada bulan suci yang akan segera berakhir.
Imam Abu Hanifah menyatakan bahwa doa-doa yang dipanjatkan pada hari-hari terakhir Ramadhan memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Kemudian ia juga menjelaskan pendapat ulama dari mahzab Maliki.
Menurutnya, pada mahzab ini, keikhlasan dan ketundukan menjadi kunci utama dalam memanjatkan doa pada momen akhir Ramadan.
Abu Bakr as-Shiddiq berdoa kepada Allah:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي أَخِيرَهُ ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِمَهُ ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاك
Allahumma ajeal khayr umri 'akhirah , wakhayr amali khawatimah , wakhayr 'ayaami yawma 'alqak
Artinya:
Ya Allah, jadikan usia terbaikku ada di penghujungnya, amal terbaikku ada di penutupnya, dan hari terbaikku ketika aku bertemu dengan-Mu. (HR. Ibnu Abi Syaibah 30124)
Selayaknya kita bersedih hati karena bulan mulia bulan ramadan tahun ini sudah berakhir.
Kita tidak tahun depan bisa menemui bulan ramadan lagi di masa yang akan datang. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi