RADARSEMARANG.ID, Semarang — Salat Tarawih dikerjakan pada waktu malam hari selama bulan Ramadan, antara setelah waktu salat Isya’ hingga sebelum datang waktu Subuh.
Salat Tarawih adalah Salat sunnah yang dikerjakan di malam hari, tepatnya di bulan Ramadan.
Hukumnya sunnah muakkad.
Di samping itu, Salat tarawih memiliki keutamaan atau fadhilah yang sangat besar.
Barang siapa yang mengerjakannya secara berjamaah, maka pahalanya dihitung Salat satu malam penuh.
Baca Juga: Salat Tarawih 23 Rakaat Tercepat Kurang dari 10 Menit Sudah Selesai, Bagaimana Pelaksanaannya?
Hadis Anjuran Salat Tarawih
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata:
‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (Salat tarawih) di bulan Ramadan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat”. (HR Muslim).
Salat Tarawih dapat dilakukan sendirian atau berjemaah, baik di masjid maupun di rumah.
Di setiap malamnya, pelaksanaan Salat Tarawih memiliki fadhilah atau keutamaannya.
Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan secara lengkap mengenai keutamaan Salat tarawih di setiap malam, sepanjang bulan Ramadan.
Sebagai ibadah sunah muakkad, Salat Tarawih memiliki banyak keutamaan yang berbeda setiap malamnya.
Hal ini merujuk pada 30 Keutamaan Tarawih yang tercantum dalam kitab Durratun Nashihin, karya Utsman bin Hasan al-Khubawi.
Kitab ini telah tersebar luas dan menjadi rujukan utama di berbagai pesantren di Indonesia, bahkan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk Turki dan Urdu pesantren di Indonesia
Niat Salat Tarawih
1. Niat Salat Tarawih sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Ushollii sunnatat-taraawiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’alaa
Artinya: “Saya niat salat sunah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Salat Tarawih Berjamaah
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
3. Niat Salat Tarawih Sendiri (Munfarid)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Usholli sunnatattarowihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya:
“Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Salat Tarawih
Sebagian umat Islam mengerjakan dengan 4 rakaat dalam sekali salam.
Namun, ada juga yang mengerjakan dengan 2 rakaat dalam sekali salam.
1. Mengucapkan niat Salat Tarawih sesuai posisinya sebagai imam atau makmum.
2. Niat di dalam hati.
3. Kemudian mengucapkan takbir ketika takbiratul ihram.
4. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah.
5. Setelah itu, baca salah satu surat pendek Al-Quran.
6. Rukuk.
7. Itidal.
8. Sujud pertama.
9. Duduk di antara dua sujud.
10. Sujud kedua.
11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
12. Bangkit dari duduk.
13. Lalu, mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
14. Salam pada rakaat kedua :
Jika mengikut kepada yang dua rakaat-dua rakaat, lanjut sampat rakaat keempat baru salam.
Jika mengikut kepada pendapat yang empat rakaat-empat rakaat.
Keutamaan Salat Tarawih Secara Umum
Selain keutamaan khusus di setiap malamnya, salat tarawih juga memiliki berbagai manfaat dan hikmah, di antaranya:
- Menghapus dosa-dosa yang telah lalu,
Sebagaimana dalam hadis Rasulullah SAW:
“Barang siapa melaksanakan sholat malam di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).
- Mendapatkan pahala yang berlipat ganda dibandingkan dengan ibadah di bulan lainnya.
- Menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta meningkatkan ketakwaan dan kesabaran dalam menjalankan ibadah.
- Mempererat ukhuwah Islamiyah, karena salat tarawih biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid.
- Meramaikan Masjid
Salat tarawih membuat suasana masjid menjadi hikmat dan tenang.
Orang yang melakukan sholat tarawih berjamaah berpahala sebanyak 27 derajat. Seperti hadits Rasulullah SAW berikut ini
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Salat berjemaah lebih utama dibandingkan salat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.” (HR. Bukhari).
- Pahala Seperti Salat Qiyamul Lail Semalam Penuh
Keutamaan salat tarawih selanjutnya yaitu berpahala seperti sholat semalam penuh serta dianjurkan untuk dilakukan berjamaah meskipun di rumah.
Hal ini seperti sabda Nabi Muhammad SAW:
“Siapa yang salat bersama imam sampai selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.”
Ramadan adalah tempat untuk menimba pahala sebanyak-banyaknya.
Saat rutin melaksanakan salat tarawih, maka pahalanya setara seperti Anda melakukan qiyamul lail semalam suntuk.
- Mempererat Tali Silaturrahmi Sesama Muslim
Datang ke masjid untuk melaksanakan salat tarawih ini seperti mempererat tali silaturrahmi dengan sesama muslim.
Saat salat tarawih berjamaah, hati rasanya menjadi tenang dan khusyuk.
Sambil tetap mempratikkan protokol kesehatan, salat tarawih berjamaah di masjid menjadi aman.
Lalu, dengarkan ceramah baik-baik supaya silaturrahmi tidak hanya bernilai kelakar, tetapi ibadah.
- Meningkatkan Ketakwaan dan Mendekatkan diri Pada Allah
Pernahkah Anda merasa berada di titik ternyaman salat tarawih karena saking enaknya imam membaca ayat Al Quran?
Jika sholat dilaksanakan sungguh-sungguh dan tidak terburu-buru, maka akan timbul ketenangan batin.
Dengan melakukan ibadah sunnah ini secara rutin pada bulan Ramadan merupakan bentuk manusia yang bertakwa kepada Allah.
Lagipula, salat tarawih hanya ada di bulan Ramadan.
Sudah sepatutnya kita semua bersyukur karena masih bisa mengumpulkan serta menambah iman dan pahala lewat kebaikan bulan mulia ini.
Baca Juga: Salat Tarawih 23 Rakaat Tercepat Kurang dari 10 Menit Sudah Selesai, Bagaimana Pelaksanaannya?
Keutamaan Salat tarawih Malam Ke 9:
وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةِ فَكَأَنَّمَا عَبَدَ اللهَ تَعَالَى عِبَادَةَ النَّبِىِّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ
Artinya: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para Nabi.
Jadi, pacu terus semangat ibadah setahun sekali ini ya. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi