RADARSEMARANG.ID, Semarang — Sebuah masjid di Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Jombang jadi favorit banyak warga setempat melakukan salat tarawih super cepat.
Hal itu lantaran masjid ini yang menyelenggarakan salat tarawih dengan sistem super cepat.
Seperti yang terlihat pada Senin (23/2) malam, salat tarawih di masjid ini terlihat sangat penuh jamaah.
Seluruh bagian masjid di dalam dan di luar terlihat penuh.
Bahkan, saking penuhnya, banyak warga yang juga melaksanakan salat di halaman masjid serta halaman rumah warga yang berdekatan.
Bukan tanpa alasan, warga memang memilih masjid ini sebagai tempat salat tarawih karena pelaksanannya yang super cepat.
“Di sini memang cepat salatnya, jadi banyak yang memilih di sini, khususnya anak-anak muda,” ungkap Asdhaq, Fillah, 25, salah satu jemaah.
Ia menyebut, setiap Ramadan tiba, masjid ini jadi jujugan warga yang mencari kecepatan dalam hal salat tarawih.
Jika biasanya di masjid lain salat tarawih berlangsung hingga lebih dari 30 menit, tidak dengan masjid ini.
“Kalau di sini cepat sekali, 7-10 menit sudah selesai tarawihnya,” ungkapnya.
Ya, di masjid ini proses tarawih memang dilaksanakan super duper cepat.
Meskipun pelaksanannya tetap menggunakan tarawih dengan 20 rakaat serta 3 rakaat salat witir.
Imam, terlihat membaca surat pendek dan alfatihah dengan kecepatan tinggi.
Begitupun saat rukuk dan sujud, seluruhnya dilakukan dengan sangat cepat.
“Sejak dulu, sejak saya kecil memang sudah begini cara tarawihnya, cepat sekali memang,” ujar Muhammad Agus, pengurus masjid.
Agus menyebut, cara ini sudah dilakukan sejak tahun 1990an lalu,semenjak ayahnya jadi imam di masjid tersebut.
Meski dilakukan cukup cepat, ia menyebut seluruh syarat rukun salat tetap juga diperhatikan.
“Ya alhamdulillah, masyarakat juga sangat menyambut baik, dan jemaahnya juga kan banyak,” pungkasnya.
Tata Cara Salat Tarawih
Sebagian umat Islam mengerjakan dengan 4 rakaat dalam sekali salam.
Namun, ada juga yang mengerjakan dengan 2 rakaat dalam sekali salam.
1. Mengucapkan niat Salat Tarawih sesuai posisinya sebagai imam atau makmum.
2. Niat di dalam hati.
3. Kemudian mengucapkan takbir ketika takbiratul ihram.
4. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah.
5. Setelah itu, baca salah satu surat pendek Al-Quran.
6. Rukuk.
7. Itidal.
8. Sujud pertama.
9. Duduk di antara dua sujud.
10. Sujud kedua.
11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
12. Bangkit dari duduk.
13. Lalu, mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
14. Salam pada rakaat kedua :
Jika mengikut kepada yang dua rakaat-dua rakaat, lanjut sampat rakaat keempat baru salam :
Jika mengikut kepada pendapat yang empat rakaat-empat rakaat. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi