Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar di 10 Terakhir Ramadan Beserta Amalan dan Keistimewaanya

Falakhudin • Rabu, 12 Maret 2025 | 11:24 WIB
Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar di 10 Terakhir Ramadan Beserta Amalan dan Keistimewaanya
Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar di 10 Terakhir Ramadan Beserta Amalan dan Keistimewaanya

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan dalam Bulan Ramadan. 

Malam ini disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, di mana ibadah yang dilakukan pada malam ini memiliki nilai pahala yang luar biasa.

 

Lailatul Qadar juga menjadi waktu di mana takdir tahunan manusia ditentukan dan malaikat turun membawa rahmat serta kedamaian. 

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam ini dengan berbagai amalan ibadah agar mendapatkan keberkahan dan ampunan dari Allah Swt.

 

Makna dari malam Lailatul Qadar.

Secara Bahasa: “Lailatul” berarti malam, sedangkan “Qadar” memiliki beberapa makna, yaitu kemuliaan, ketentuan (takdir), dan sempit (karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi).

Menurut Istilah: Lailatul Qadar adalah malam istimewa dalam bulan Ramadan, di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan dan malam itu lebih baik dari seribu bulan.

Keistimewaan malam Lailatul qadar.

 

1. Lebih Baik dari 1000 Bulan

Allah Swt. berfirman:

“Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

 

 

Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam ini memiliki pahala lebih besar daripada ibadah selama 83 tahun 4 bulan. Ini menunjukkan betapa luar biasanya kesempatan ini bagi umat Islam untuk mendapatkan pahala yang melimpah.

 

 

2. Malam Diturunkannya Al-Qur’an

Allah Swt. berfirman:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar.” (QS. Al-Qadr: 1)

Dalam tafsir, ayat ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an pertama kali diturunkan dari Lauhul Mahfuz ke langit dunia pada malam Lailatul Qadar.

Hal ini menandakan betapa mulianya malam ini karena menjadi awal petunjuk bagi umat manusia.

3. Malam Penuh Keberkahan

 

Allah Swt. berfirman:

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi...” (QS. Ad-Dukhan: 3)

Malam Lailatul Qadar disebut sebagai malam yang penuh keberkahan karena pada malam ini Allah Swt. melimpahkan rahmat-Nya kepada hamba-Nya yang beribadah dengan ikhlas.

 

 

4. Malam Ditentukannya Takdir Tahunan

Pada malam ini, Allah Swt. menetapkan takdir hamba-Nya untuk satu tahun ke depan, termasuk rezeki, kematian, dan berbagai ketentuan lainnya.

 

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad-Dukhan: 4)

 

Meskipun takdir sudah tertulis di Lauhul Mahfuz, pada malam ini para malaikat menerima catatan takdir yang akan berlaku selama setahun ke depan.

Oleh karena itu, malam ini menjadi waktu yang tepat untuk berdoa agar diberikan takdir yang baik.

 

 

 

5. Turunnya Malaikat ke Bumi

Allah Swt. berfirman:

“Pada malam itu turun para Malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (QS. Al-Qadr: 4)

 

Malaikat turun membawa kedamaian dan keberkahan bagi orang-orang yang beribadah di malam ini.

Turunnya malaikat dalam jumlah yang sangat banyak membuat bumi dipenuhi dengan ketenangan dan cahaya rahmat dari Allah Swt.

 

 

6. Malam yang Penuh Kedamaian Hingga Fajar

Allah Swt. berfirman:

“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 5)

 

Lailatul Qadar adalah malam yang penuh dengan ketenangan dan kedamaian.

Tidak ada gangguan setan dan suasana malam itu dipenuhi rahmat serta keberkahan hingga terbitnya fajar.

 

7. Malam Pengampunan Dosa

Dalam hadis, Rasulullah saw. bersabda:

“Barang siapa yang melaksanakan ibadah pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)

 

 

Kesempatan ini sangat berharga karena dosa-dosa yang telah lalu bisa dihapus dengan ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan di malam Lailatul Qadar.

8. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Lailatul Qadar adalah salah satu waktu terbaik untuk berdoa.

Rasulullah saw. mengajarkan doa khusus doa Lailatul Qadar yang dianjurkan pada malam ini:

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Baca Juga: Cara Membedakan Manipulasi BBM RON 90 Pertalite Dioplos Menjadi RON 92 Pertamax, Begini Dampaknya Bagi Mesin Kendaraan

 

 

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)

Berdoa di malam ini sangat dianjurkan karena bisa mengubah takdir seseorang ke arah yang lebih baik.

 

 

9. Waktu yang Tidak Diketahui Secara Pasti

Lailatul Qadar terjadi di salah satu malam di 10 hari terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil (malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29).

Namun, waktu pastinya dirahasiakan oleh Allah Swt. agar umat Islam semakin giat dalam beribadah sepanjang 10 malam terakhir.

 

Rasulullah saw. bersabda:

“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari & Muslim)

 

 

10. Tanda tanda Malam Lailatul Qadar

Meskipun waktu pastinya tidak diketahui, ada beberapa tanda yang sering disebutkan dalam hadis:

 

•Udara dan suasana malam terasa tenang, tidak panas dan tidak dingin.

•Matahari terbit keesokan harinya dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan.

 

•Tidak ada angin kencang, hujan deras, atau cuaca ekstrem lainnya.

•Hati orang yang mendapat Lailatul Qadar merasakan ketenangan dan kedamaian.

•Untuk mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan baik. 

 

Berikut adalah beberapa amalan Lailatul Qadar  yang bisa dilakukan.

1. Melaksanakan Salat Malam (Qiyamul Lail)

 

•Salat Tarawih dan Salat Tahajud dengan penuh kekhusyukan.

•Rasulullah saw. bersabda:

•“Barang siapa yang melaksanakan ibadah pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)

 

2. Memperbanyak Doa, Terutama Doa yang Diajarkan Rasulullah saw.

•Doa yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar:

•“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

•Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)

3. Membaca Al-Qur’an

• Membaca dan mentadabburi ayat-ayat Al-Qur’an untuk mendapatkan hidayah dan keberkahan. Usahakan untuk menyelesaikan khataman Al-Qur’an atau membaca surat-surat tertentu seperti Al-Mulk, Al-Waqi’ah, atau Al-Kahfi.

 

4. Berdzikir dan Bertakbir

•Membaca tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir, seperti:

•Subhanallah (Maha Suci Allah)

•Alhamdulillah (Segala Puji bagi Allah)

 

•La ilaha illallah (Tiada Tuhan selain Allah)

•Allahu Akbar (Allah Maha Besar)

5. Memperbanyak Sedekah dan Amal Kebaikan

•Memberikan sedekah kepada fakir miskin, yatim piatu, atau orang yang membutuhkan.

•Membantu orang lain dengan tenaga atau ilmu yang dimiliki.

 

 

6. I’tikaf di Masjid

•Berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah Swt.

Rasulullah saw. selalu melakukan i’tikaf di 10 malam terakhir Ramadan untuk mencari Lailatul Qadar.

 

•7. Memperbanyak Istighfar dan Taubat

•Mohon ampunan kepada Allah Swt. dengan membaca istighfar sebanyak mungkin:

“Astaghfirullahal ‘azim wa atubu ilaih.”

Baca Juga: Bansos Bantuan Langsung Tunai BLT BBM 2025 Cair, Begini Cara Ceknya

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Swt. yang Maha Agung dan aku bertobat kepada-Nya.”

 

8. Menjaga Lisan dan Perbuatan

•Menjauhi ghibah, fitnah, dan perkataan buruk.

•Menghindari perbuatan sia-sia dan maksiat.

 

9. Bershalawat kepada Nabi Muhammad saw.

•Memperbanyak sholawat agar mendapatkan syafaat di hari kiamat:

•“Allahumma salli wa sallim ‘ala nabiyyina Muhammad.”

 

 

10. Memperbaiki Niat dan Meningkatkan Keikhlasan

Semua amalan bernilai tinggi jika dilakukan dengan niat yang ikhlas karena Allah Swt.

Jangan hanya mencari pahala, tetapi juga perbaikan diri dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

 

 

Malam Lailatul Qadar adalah kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk meraih keberkahan, pengampunan dosa, dan pahala yang berlipat ganda.

Meskipun waktu pastinya dirahasiakan, kita dapat berusaha mendapatkannya dengan meningkatkan ibadah di 10 malam terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil.

 

 

 

Waktu Malam Lailatul Qadar 2025

Meski tidak diketahui pasti kapan Malam Lailatul Qadar berlangsung, kita dapat menghitung prakiraannya berdasarkan penghitungan malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan setelah tanggal 20.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia, 10 malam terakhir Ramadan 1446 Hijriah dimulai pada tanggal 20 Maret sampai 29 Maret 2025 malam.

 

 

Berikut ini adalah rincian malam-malam ganjil terakhir Ramadan 2025:

Kamis, 20 Maret 2025 malam Jumat, 21 Maret 2025 (Malam 21 Ramadan)

Sabtu, 22 Maret 2025 malam Minggu, 23 Maret 2025 (Malam 23 Ramadan)

Senin, 24 Maret 2025 malam Selasa, 25 Maret 2025 (Malam 25 Ramadan)

Rabu, 26 Maret 2025 malam Kamis, 27 Maret 2025 (Malam 27 Ramadan)

Jumat, 28 Maret 2025 malam Sabtu, 29 Maret 2025 (Malam 29 Ramadan). (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#Tanda tanda Malam Lailatul Qadar #Malam Lailatul Qadar adalah #Bulan Ramadan 1446 H #salat tarawih #viral facebook #doa lailatul qadar #Amalan lailatul qadar #lailatul qadar adalah #Salat Tahajud Setelah Witir pada Malam Ramadan #salat tahajud #viral hari ini #Waktu Malam Lailatul Qadar 2025 #Salat tahajud adalah #Viral media sosial #Makna dari malam Lailatul Qadar #Salat Tahajud Setelah Witir #VIRAL #malam ganjil terakhir Ramadan 2025 #Bulan Ramadan #Keistimewaan malam Lailatul qadar #bulan Ramadan 2025 #mencari Lailatul Qadar