RADARSEMARANG.ID, Semarang — Salat Tarawih adalah shalat sunnah yang dikerjakan di malam hari, tepatnya di bulan Ramadan.
Hukumnya sunnah muakkad.
Di samping itu, shalat tarawih memiliki keutamaan atau fadhilah yang sangat besar.
Barang siapa yang mengerjakannya secara berjamaah, maka pahalanya dihitung shalat satu malam penuh.
Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan secara lengkap mengenai keutamaan salat tarawih di setiap malam, sepanjang bulan Ramadan.
Sebagai ibadah sunah muakkad, Salat Tarawih memiliki banyak keutamaan yang berbeda setiap malamnya.
Hal ini merujuk pada 30 Keutamaan Salat Tarawih yang tercantum dalam kitab Durratun Nashihin, karya Utsman bin Hasan al-Khubawi.
Kitab ini telah tersebar luas dan menjadi rujukan utama di berbagai pesantren di Indonesia, bahkan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk Turki dan Urdu.
Fadhilah Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke 1:
يَخْرُجُ الْمُؤْمِنُ مِنْ ذَنْبِهِ فِى اَوَّلِ لَيْلَةٍ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ اُمُّهُ
Artinya: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.
Fadhilah Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke 2:
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةِ يُغْفَرُ لَهُ وَلِأَبَوَيْهِ اِنْ كَانَا مُؤْمِنَيْنِ
Artinya: Pada malam kedua, orang yang salat Tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.
Keterangan dari kitab Durratun Nasihin bisa dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan ibadah puasa dan salat tarawih selama satu bulan penuh.
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa di Bulan Ramadan 1466 H. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi