Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga di Bulan Ramadhan, Berikut Syarat dan Bacaan Doanya

Aris Hariyanto • Selasa, 2 April 2024 | 11:08 WIB
Ilustrasi niat membayar zakat fitrah di bulan Ramadhan.
Ilustrasi niat membayar zakat fitrah di bulan Ramadhan.

RADARSEMARANG.ID - Zakat adalah salah satu rukun Islam yang keempat, dan membayarnya merupakan kewajiban bagi umat muslim.

Dalam definisinya, zakat sendiri merupakan sejumlah harta yang diberikan kepada orang yang berhak menerimanya.

Terdapat beberapa jenis zakat, salah satunya adalah zakat fitrah berupa beras yang dikeluarkan oleh umat muslim pada bulan Ramadhan.

Bahkan, bayi yang baru lahir beberapa menit sebelum adzan maghrib di akhir bulan Ramadhan, tetap wajib membayar zakat fitrah.

Adapun zakat fitrah tentu dibayarkan oleh walinya, yaitu kedua orang tua dari bayi tersebut.

Namun demikian, jika bayi lahir setelah adzan Maghrib waktu itu, maka tidak wajib baik bayar zakat pada Ramadhan tahun tersebut.

Umumnya, zakat fitrah harus dibayarkan pada awal bulan Ramadhan hingga sebelum sholat Idul Fitri dilaksanakan.

Agar pembayaran zakat fitrah sah, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Syarat tersebut meliputi; seseorang harus beragama Islam dan telah mencapai usia baligh (dewasa) serta berakal, memiliki kemampuan atau cukup mampu untuk membayar zakat, dan membayar zakat fitrah pada waktu yang telah ditentukan.

Dengan demikian, zakat fitrah harus dikeluarkan sebelum waktu pelaksanaan salat Idul Fitri.

Untuk niat zakat fitrah sendiri diketahui terbagi menjadi beberapa versi.

Hal ini tentu saja terdapat perbedaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri, keluarga hingga anak. Berikut beberapa versinya.

1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

‘Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsii fardhan lillaahi ta’aalaa’

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala”.

2. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri Dan Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

‘Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘anni wa ‘an jamii’i ma yalzamunii nafaqaatuhum syar’an fardhan lillaahi ta’aalaa’

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta’ala”.

3. Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

‘Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an zaujatii fardhan lillaahi ta’aalaa’

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala”.

4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

‘Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an waladii … fardhan lillaahi ta’aalaa’

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta’ala”.

5. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

‘Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an bintii … fardhan lillaahi ta’aalaa’

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta’ala”.

6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

Sementara bagi yang ingin membayarkan zakat untuk seseorang yang bukan dari keluarga maka berikut bacaan dan artinya:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (…..) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

‘Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an (…) fardhan lillaahi ta’aalaa’

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta’ala”.

Setelah membaca niat maka disarankan untuk membaca pula doa zakat fitrah untuk diri sendiri maupun keluarga. Selain itu, seorang penerima zakat fitrah tentu juga wajib membaca doa. Doanya tentu berisi hal-hal baik untuk si pemberi zakat.

Doa Membayar Zakat Fitrah
Berikut ini doa yang bisa dipanjatkan setelah membayar zakat:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۗ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

‘Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas samii’ul ‘aliim’

Artinya: “Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui,” (QS. Al-Baqarah [2]: 127).

Doa Menerima Zakat Fitrah
Untuk seseorang yang menerima zakat fitrah, berikut doa yang bisa dipanjatkan:

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

‘Aajarakallahu fiimaa a’thaita, wa baaraka fiimaa abqaita wa ja’alahu laka thahuuran’

Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu”.

Editor : Baskoro Septiadi
#zakat fitrah #niat bayar zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga #Waktu Terbaik Zakat Fitrah #niat zakat fitrah untuk sekeluarga #Ramadhan