Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ketauhilah! Lakukan 5 Upaya Ini Agar Tak Merugi di Bulan Suci Ramadan

Uswatun Khasanah • Sabtu, 16 Maret 2024 | 02:15 WIB
Ilustrasi tidak boleh jadi orang rugi di bulan Ramadan
Ilustrasi tidak boleh jadi orang rugi di bulan Ramadan

RADARSEMARANG.ID – Rasulullah menyebutkan bahwa adan orang yang celaka dan merugi di bulan Ramadan, meskipun orang tersebut mengerjakan ibadah puasa.

Hal ini disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, ketika Rasulullah saw. hendak naik ke mimbar untuk menyampaikan khutbah Jumat, beliau mengucapkan aamiin pada anak tangga pertama sampai ketiga.

Usai salat Jumat, para sahabat lantas bertanya: ''Wahai Rasulullah, mengapa engkau mengucapkan amin pada anak tangga pertama sampai ketiga ?”

Rasulullah SAW menjawab, “Pada anak tangga pertama, aku mengucapkan amin, karena malaikat Jibril membisikkan kepada ku, celakalah dan merugilah orang yang ketika disebut namamu wahai Muhammad, dia tidak bershalawat kepadamu.

Pada anak tangga kedua aku mengucapkan amin, karena malaikat Jibril membisikkan kepadaku,

Celakalah dan merugilah orang yang tinggal bersama kedua orang tuanya tetapi tidak membuatnya masuk surga.

Dan pada anak tangga ketiga aku mengucapkan amin, karena malaikat Jibril membisikkan kepadaku,

Celakalah dan merugilah orang yang melaksanakan ibadah shaum di bulan Ramadhan, tetapi Allah tidak mengampuni dosa-dosanya.”

Baca Juga: Siapakah yang Termasuk Golongan Orang-orang Merugi di Bulan Ramadan? Begini Jawaban Rasulullah

Wah, mengerikan sekali. Meskipun kita shaum (puasa) di bulan suci ini, tetap saja bisa celaka lho.

Berikut 5 upaya yang bisa dilakukan agar tidak celaka:

1. Mengistimewakan bulan Ramadan

Pada bulan ini, alangkah lebih baik jika kita memperbanyak amalan shalihan. Sebab, bulan Ramadan berbeda dari bulan-bulan pada umumnya.

Pahala yang berlimpah bisa kita dapatkan dengan mudah dengan syarat kita mengerjakan ibadah dengan semata-mata mengharap ridlo Allah.

2. Berubah alim saat Ramadan dan setelahnya

Kita bukanlah orang yang suci dari perbuatan maksiat. Oleh karena itu, kita jadikan bulan ini sebagai langkah awal kita untuk menata hati dan diri agar semakin dekat kepada Allah. Meskipun Ramadan sudah lewat, kita tetap konsisten atau semakin meningkat untuk berusaha alim dan taat sebagaimana saat Ramadan.

Baca Juga: Kultum Ramadan: Mengakhirkan Sahur Sangat Dianjurkan Rasulullah

3. Menahan diri dari dahaga, lapar dan segala bentuk perbuatan maksiat

Puasa bukan hanya menahan diri dari dahaga dan lapar saja, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk godaan yang membawa kita kepada kemaksiatan.

4. Tidak Menyia-nyiakan bulan Ramadan

Memanfaatkan waktu dengan baik di bulan ini. Jangan sampai ada waktu yang terbuang sia-sia dan digunakan untuk melakukan hal yang tidak berfaedah.

5. Meninggalkan segala bentuk maksiat

Ibarat kata taubatan nasuha, maksudnya adalah kembali ke jalan Allah dengan sungguh-sungguh.

Semoga Ramadan kali ini, kita dapat senantiasa istiqomah meningkatkan berbagai upaya memperbaiki diri. Aamiin.

Editor : Baskoro Septiadi
#Ramadan #Upaya #orang merugi