RADARSEMARANG.ID, - Seorang pria asal Semarang dilaporkan tenggelam saat tengah mancing bersama teman-temannya di Waduk Cengklik, Boyolali.
Kejadian naas tersebut terjadi pada Sabtu (9/12) siang, saat korban memancing ikan bersama temannya dengan teknik nyobok atau memasukan badannya ke dalam air.
Korban diketahu bernama Triyono (42), asal Dusun Gintungan, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Berdasarkan keterangan dari Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali, Suratno, korban berniat berpindah lokasi memancing dengan cara berenang.
Sekitar pukul 11.30 WIB, saat hendak berpindah lokasi korban berteriak meminta pertolongan yang terdengar oleh rekannya, dan kemudian mereka langsung mendekati korban.
Namun sialnya, teman korban yang berusaha membantu tidak kuat berenang untuk mencapai lokasi sejauh 20 meter dari korban.
Dikutip dari Radar Solo, akhirnya teman korban menepi, selanjutnya melaporkan ke BPBD Boyolali, hingga akhirnya dilakukan Operasi Search And Rescue (SAR).
Selanjutnya, Suratno, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali, menyatakan bahwa pencarian korban telah dilakukan dengan mengirimkan dua tim yang terdiri dari delapan penyelam.
Kemudian, pencarian dilakukan oleh BPBD Boyolali melalui tim SAR yang dimulai pada Sabtu (9/12) yang lalu, namun belum berhasil menemukan hasil sigifikan.
Saat melakukan pencarian korban, BPBD telah mengirimkan satu tim LCR untuk menjaga keamanan area TKP selama operasi penyelaman.
Selanjutnya, proses pencarian dilanjutkan pada Minggu (10/12) dengan mengirimkan dua penyelam yng dimulai pukul 08.15 hingga 08.35 WIB.
Setelah itu, penyelam kedua melanjutkan penyelaman hingga pukul 09.08 WIB dan selanjutnya mereka berpindah ke titik kedua pada pukul 09.14 WIB, hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
"Pada pukul 11.30 survivor ditemukan dengan jarak 5 meter ke arah barat dari lokasi kejadian peristiwa (LKP)," ungkap Suratno.
Sementara itu, Kapolsek Ngemplak, Iptu Windarto, telah mengetahui bahwa pencarian pada hari sabtu dihentikan pada pukul 22.00 WIB.
Namun, operasi SAR dilanjutkan pada Minggu pagi dan berlanjut hingga Minggu siang. "Dan saat ini korban berhasil ditemukan," ungkap Iptu Windarto. (*/bas)
Editor : Baskoro Septiadi