RADARSEMARANG.ID - Seorang siswi SMKN 1 Banyudono, Shela, ditabrak mobil pada Selasa (22/8) pagi.
Saat itu Shela berniat berolahraga di lapangan samping sekolah, dia justru mengalami nasih nahas.
Ternyata yang mobil yang menabrak Shela adalah mobil yang dikendarai oleh gurunya sendiri.
Korban sempat terseret dan akhirnya tergencet mobil yang parkir. Korban lantas dilarikan ke RS Karima Utama, Sukoharjo, demikian informasi yang diperoleh Radar Solo.
Kejadian siswi ditabrak mobil guru tersebut terekam close circuit television (CCTV) sekolah. Terlihat ada beberapa mobil dan satu sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan depan sekolah.
Kejadian tersebut bermula saat rombongan siswa keluar gerbang sekolah untuk pelajaran olah raga. Kemudian, disusul tiga siswa yang berjalan di belakangnya.
Saat itu, sebuah mobil Honda Mobilio putih dengan Nopol B 1063 FZU yang dikemudikan guru setempat Garinda hendak parkir. Mobil tersebut melaju pelan, kemudian berhenti di depan gerbang.
Lantaran banyak siswa yang keluar gerbang untuk pelajaran olah raga. Dan tiba-tiba mobil melaju disaat tiga siswa berjalan keluar. Dua teman Shela berhasil mengindar, sedangkan korban sedikit tertinggal di belakang.
Nahasnya, sang guru yang mengemudikan mobil salah menginjak gas. Mobil langsung melaju cukup kencang dan membuat korban terseret beberapa meter.
Laju mobil baru berhenti setelah menabrak Mobil Nissan March AD 9035 VD yang terparkir. Sedangkan korban tergencet diantara mobil Honda Mobilio dan Mobil Nissan.
Korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RS Karima Utama, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo.
Tak hanya itu, kuatnya dorongan mobil putih membuat sepeda motor Yamaha NMax yang parkir di belakang mobil Nissan ikut tertabrak dan tergencet di bawahnya.
Kepala SMKN 1 Banyudono, Suprihono membenarkan kejadian tersebut. Dia membenarkan jika yang terlibat kecelakaan merupakan guru dan siswinya.
Dia juga memperlihatkan rekaman CCTV detik-detik kejadian tersebut. Mobil dan sepeda motor yang terparkir di sepanjang jalan tersebut memang milik guru.
"Mobil yang putih itu kan, dari sini (Utara) muter ya, mau parkir, terus di tengah itu ada anak mau olah raga maju gitu mau nyebrang (Keluar gerbang, Red). Tapi mobil (Putih) ini jalan pelan-pelan mau ke tepi (Parkir)," jelas Suprihono.
"Lalu ada satu anak masih di tengahnya itu, tiba-tiba mobilnya gerak cepat, seet gitu. Anaknya keseret arahnya ke belakang (tergencet) mobil Nissan, mobil Nissan keseret ke belakang kemudian kena sepeda motor," tambahnya.
Korban terseret hingga beberapa meter. Korban lantas dievakuasi oleh guru dan warga. Pria yang akrab disapa Hono ini menambahkan, jika korban tidak tampak terluka jika dilihat sekilas.
Namun, untuk memastikan kondisi korban, pihak sekolah langsung membawanya ke RS Karima Utama. Lantaran kondisi korban tergencet dua mobil.
"Menurut informasi, (Guru yang menabrak,Red) karena kaki kanannya sedang sakit, di-gips ya, sehingga nyetirnya, katanya pakai kaki kiri. Sehingga kemungkinan saja tetap salah injak, kaki kiri kan (Yang digunakan untuk menginjak rem dan gas,Red)," terangnya. (rgl)
Editor : Agus AP