RADARSEMARANG.ID, Yogyakarta – Organisasi masyarakat (ormas) Lindu Aji terus melakukan bakti sosial. Kali ini, membagikan seribu paket sembako kepada warga di Yogyakarta, Sabtu (10/10/2026).
Momentum ini, Lindu Aji bersama Garda Mawar dalam rangka momentum memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI. Kegiatan sosial ini turut melibatkan Korem 072/Pamungkas dalam proses pendistribusian bantuan kepada masyarakat. Paket sembako tersebut menyasar warga kurang mampu di kawasan Malioboro dan sekitarnya, mulai dari tukang becak, penyapu jalan hingga pengamen.
Komandan Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hartono, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Lindu Aji dan Garda Mawar tersebut. Menurutnya, bakti sosial ini menjadi wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat untuk membantu sesama.
"Kami berterima kasih kepada Lindu Aji dan Garda Mawar. Inilah bukti sinergitas TNI dengan rakyat, bergerak bersama untuk kepentingan rakyat. TNI berkomitmen hadir di tengah masyarakat, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti sekarang ini karena pengaruh ekonomi global," ungkap Yuniar di Markas Kodam Mataram Yogyakarta, Sabtu (10/10/2026).
Sementara, Ketua Umum Lindu Aji, Eric Agus Susanto, mengatakan organisasinya memiliki visi dan misi yang sejalan dengan TNI, yakni mengutamakan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.
Ia menegaskan, Lindu Aji juga tengah berbenah untuk mengubah citra organisasi agar semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif dan sosial.
"Lindu Aji, Garda Mawar, dan TNI saat ini adalah sama. Punya visi dan misi yang sama, di mana kepentingan rakyat, bangsa, dan negara adalah yang utama," katanya.
"Terlebih, saat ini Ketua Umum Garda Mawar, Bapak Fauka Noor Farid, yang merupakan utusan khusus Presiden Prabowo, masuk menjadi Ketua Pembina Lindu Aji. Ini akan membawa perubahan besar untuk menghilangkan imej Lindu Aji sebagai kelompok preman," sambungnya.
Adapun setiap paket sembako yang dibagikan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama warga yang membutuhkan.
Kebahagiaan terlihat dari para penerima bantuan. Trimo, seorang tukang becak yang biasa mangkal di kawasan Malioboro, mengaku bersyukur mendapat paket sembako tersebut.
"Wah, dapat sembako. Terima kasih sekali," kata Trimo.
Ungkapan senada disampaikan Mbah Lastri, pedagang pecel di Pasar Beringharjo. Ia mengaku senang karena isi paket sembako tersebut bermanfaat untuk keluarganya di rumah.
"Isine apik, bagus. Seneng iki, buat anak-anak keluarga di rumah," imbuhnya.
Editor : Miftahul A’la