RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kursi Kapolda Jawa Tengah kembali berganti. Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dimutasi dari jabatan Kapolda Jateng dan mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri.
Posisi Kapolda Jateng selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan. Pergantian tersebut menjadi bagian dari rotasi besar-besaran di tubuh Polri yang menyasar sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen).
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Surat Telegram tersebut, sebanyak 88 pati dan pamen Polri mendapat penugasan baru, termasuk sejumlah jabatan strategis Kapolda di berbagai wilayah.
Ribut Hari Wibowo sebelumnya dilantik sebagai Kapolda Jateng pada Juli 2024. Setelah sekitar dua tahun memimpin Polda Jateng, kini ia mendapat amanah baru sebagai Wakalemdiklat Polri.
Sementara itu, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan sebelumnya menjabat Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN. Ia mendapat promosi untuk memimpin Polda Jateng.
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Yulianto membenarkan hal tersebut. Pihaknya juga menyebut pergantian jabatan tersebut juga
"Iya, pergantian tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, kemarin," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (3/10/2026).
"Selanjutnya nanti masih nunggu arahan dari pimpinan untuk pelaksanaan Sertijab (Serah Terima Jabatan)," imbuhnya.
Nama Roy Hardi Siahaan sebelumnya juga mencuat dalam sejumlah operasi pemberantasan narkotika, termasuk penangkapan jaringan narkoba yang berkaitan dengan peredaran sabu dari Kamboja.
Mutasi jabatan ini, juga telah disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.
"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).
Mutasi kali ini, tidak hanya Polda Jateng yang mengalami pergantian pimpinan. Sebanyak 19 Kapolda mendapat penugasan baru di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Kapolri Baru Rombak 19 Kapolda Termasuk Kapolda Jawa Tengah, Ini Daftarnya
Berikut daftar nama Kapolda yang mendapat penugasan baru atau pergantian jabatan.
1. Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol Dadang Hartanto.
2. Kapolda Maluku: Irjen Pol Suwondo Nainggolan.
3. Kapolda Kepri: Irjen Pol Suhendri.
4. Kapolda Riau: Irjen Pol Arman Achdiat.
5. Kapolda NTT: Irjen Pol Reza Arief Dewanto.
6. Kapolda Jabar: Irjen Pol Hengki.
7. Kapolda Banten: Brigjen Pol Hendra Kurniawan.
8. Kapolda Jateng: Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan.
9. Kapolda Jatim: Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
10. Kapolda Bali: Brigjen Pol Pasma Royce.
11. Kapolda Sumbar: Irjen Pol Jawari.
12. Kapolda Sulsel: Irjen Pol M. Awal Chairuddin.
13. Kapolda Jambi: Irjen Pol Widodo.
14. Kapolda Gorontalo: Irjen Pol Nurworo Danang.
15. Kapolda Sumut: Brigjen Pol Sonny Irawan.
16. Kapolda Sumsel: Brigjen Pol Rony Samtana.
17. Kapolda Sulteng: Irjen Pol Rizal Irawan.
18. Kapolda Sulbar: Irjen Pol Totok Suharyanto.
19. Kapolda DIY: Irjen Pol Langgeng Purnomo.