RADARSEMARANG.ID, Semarang - Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah memicu krisis air bersih yang kian meluas. Merespons kondisi darurat tersebut, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Lindu Aji bergerak cepat dengan menggencarkan gerakan sosial berupa droping air bersih. Kabupaten Pati dipilih menjadi daerah pertama yang menjadi sasaran utama dalam program kemanusiaan ini.
Selama tiga hari berturut-turut, sejak Jumat (18/9) hingga Minggu (20/9), Lindu Aji mengerahkan total 65 unit truk tangki air bersih untuk menyuplai kebutuhan harian masyarakat. Bantuan ini didistribusikan secara masif ke 40 desa terdampak kekeringan di Pati, termasuk wilayah rawan seperti Desa Ronggo di Kecamatan Jaken dan Desa Panggung di Kecamatan Pucakwangi. Setiap armada truk rata-rata membawa sekitar 5.000 liter air untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga, seperti memasak, minum, dan mandi.
Bagi warga, bantuan tersebut cukup meringankan kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau. "Ya senang ya, wong saya ini juga lagi susah cari air sama warga lain. Wis isone mung matur nuwun ya,” kata Mbah Tarjo, warga Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Pati.
Ketua Umum DPP Lindu Aji, Eric Agus Susanto, yang memantau langsung proses pembagian air di lapangan, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan bertahap selama tiga hari memanfaatkan 15 unit mobil tangki operasional yang bekerja secara paralel. Alokasi bantuan diberikan bervariasi antara dua hingga tiga tangki per wilayah, menyesuaikan tingkat keparahan kekeringan di masing-masing desa.
"Kehadiran tangki air ini langsung disambut haru oleh warga setempat yang selama ini kesulitan dan harus merogoh kocek dalam demi mendapatkan air bersih," ujarnya.
Aksi tanggap darurat ini lahir dari instruksi langsung Ketua Pembina DPP Lindu Aji yang baru, Faoka Noor Farid. Pria yang juga mengemban amanah sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo tersebut menegaskan bahwa fungsi utama ormas adalah memberikan asas manfaat nyata dan hadir menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat bawah.
Gerakan sosial Lindu Aji dipastikan tidak akan berhenti di Kabupaten Pati. Organisasi yang menjadi wadah lintas kalangan ini telah memetakan wilayah kering lainnya di Jawa Tengah dan menargetkan seluruh rangkaian program droping air bersih ini dapat terealisasi secara merata hingga akhir Oktober 2026 mendatang.